Minggu, 22 Sep 2019
radarsolo
icon featured
Olahraga
Djarum Foundation-Sukoharjo Super Badminton

Selalu Lahirkan Talenta Berbakat

11 September 2019, 13: 35: 24 WIB | editor : Perdana

PENUTUPAN: Peserta Djarum Foundation-Sukoharjo Super Badminton 2019 saat penyerahan medali di GOR Sasono Maju Wijaya.

PENUTUPAN: Peserta Djarum Foundation-Sukoharjo Super Badminton 2019 saat penyerahan medali di GOR Sasono Maju Wijaya. (PBSI SUKOHARJO FOR RASO)

Share this      

SUKOHARJO – Djarum Foundation-Sukoharjo Super Badminton 2019 berjalan ketat setiap tahunnya. Tak jarang, kejuaraan kabupaten (Kejurkab) ini selalu melahirkan atlet berbakat.

Total ada 109 atlet dari lima klub yang sudah menunjukkan kemampuannya selama kejuaraan digelar di GOR Sasono Maju Wijaya, Desa Jetis, Baki, Sukoharjo (7-9/9). Bukan tidak mungkin atlet tingkat nasional akan lahir dari kejuaraan ini.

Hal itu diakui Ketua Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Sukoharjo, Agus Sumantri. Menurutnya, tidak ada atlet yang terlihat dominan dalam setiap kejuaraan. Sebab, setiap tahunnya muncul pesaing-pesaing yang siap menjegal.

Dalam kejuaraan ini selalu menerapkan kelas. Mulai dari usia dini hingga remaja. Atlet yang pernah juara di kelas dini tidak ada jaminan untuk kembali juara di kelas berikutnya.

”Misalnya ada atlet yang pernah juara di kelas dini kemudian naik ke kelas anak. Di kelas barunya si atlet tersebut sudah ditunggu atlet-atlet lainnya yang bisa jadi pesaingnya. Jadi kejuaraan ini selalu kompetitif,” jelas Agus kemarin (10/9).

Dalam kejuaraan ini, PB Smash tampil sebagai jawara dengan perolehan empat emas dan dua perunggu. Di posisi kedua PB Tangkis dengan raihan dua emas, dua perak dan satu perak. Di posisi ketiga adalah PB SPBU Balapan dengan satu emas, tiga perak dan satu perunggu.

”Kejuaraan juga kami jadikan ajang persiapan menuju provinsi (Kejurprov, Red) Oktober mendatang,” imbuhnya.

Ketua Panitia Kejurkab Sukoharjo 2019 Muhammad Bachrun menambahkan, ada beberapa atlet menonjol dalam kejurkab ini. Dua diantaranyara adalah Raxel Winurseto (remaja putra) dan Gilbran Danutirta (anak putra). Mereka sama-sama dari PB Smash dan menyumbangkan emas bagi klubnya tersebut.

”Mereka mendapat tiket ke Kejurprov 2019 nanti. Sementara kategori pertandingan yang kosong seperti pemula putri, remaja putri serta kategori taruna, maka kami akan lakukan seleksi khusus,” jelasnya. (adi)

(rs/adi/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia