Rabu, 13 Nov 2019
radarsolo
icon featured
Solo

Penggugat Tabrak Lari Overpass Manahan Tolak Damai

11 September 2019, 14: 03: 09 WIB | editor : Perdana

Penggugat Tabrak Lari Overpass Manahan Tolak Damai

SOLO – Hakim tunggal sidang praperadilan kasus tabrak lari Overpass Manahan Supomo menawarkan opsi damai dalam sidang, Selasa (10/9). Namun, tawaran itu langsung dimentahkan penggugat yakni Lembaga Pengawasan dan Pengawalan Penegakan Hukum Indonesia (LP3HI).

Sidang sempat tertunda beberapa menit guna diskusi upaya perdamaian dengan pihak tergugat Polresta Surakarta dan Polda Jawa Tengah.

Karena tawaran damai ditolak, sidang kasus tabrak lari yang menewaskan Retnoning warga Kampung Selembaran, Kelurahan/Kecamatan Serengan kembali dilanjutkan dengan agenda pembacaan permohonan dari LP3HI.

Satu jam kemudian hakim menutup sidang dan dilanjutkan, Rabu (11/9) dengan agenda jawaban pihak tergugat.

Ditemui usai sidang, kuasa hukum LP3HI Sigit Subidyanto menegaskan, tidak menutup 

kemungkinan gugatan dicabut ketika status penanganan kasus tabrak lari dinaikkan dari penyelidikan ke penyidikan, atau malah pelaku tabrak lari sudah berhasil ditangkap.

“Praperadilan yang kami ajukan itu untuk mendorong kepolisian meningkatkan proses penyelidikan ke penyidikan. Kalau tuntutan kami tetap sama, kepolisian harus segera menetapkan tersangka dalam perkara pidana itu,” tegas Sigit.

Ditambahkannya, LP3HI intens berkomunikasi dengan Kasatlantas Polresta Surakarta Kompol Busroni untuk mendiskusikan penyelesaian kasus tersebut. Namun, Sigit enggan membeberkan materi diskusinya. "Kita  juga telah berkoordinasi dengan keluarga korban untuk hadir dalam persidangan," ungkapnya.

Sementara itu, pihak termohon diwakili oleh Bidang Hukum Polda Jateng Kompol Hartono tidak banyak bicara terkait sidang praperadilan kemarin. “Besok saja (hari ini) waktu agenda jawaban saat persidangan, baru kami dapat menyampaikan jawaban,” kata dia. (atn/wa)

(rs/atn/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia