Minggu, 22 Sep 2019
radarsolo
icon featured
Karanganyar

Marak Pencurian Water Meter, 40 Liter Air Per Detik Terbuang Sia-Sia

11 September 2019, 15: 45: 20 WIB | editor : Perdana

Marak Pencurian Water Meter, 40 Liter Air Per Detik Terbuang Sia-Sia

KARANGANYAR – Aksi pencurian water meter atau meteran air di Karanganyar mengakibatkan debit air ke pelanggan perusahaan umum daerah air minum (PUDAM) berkurang. Sementara polisi masih menunggu laporan dari korban pencurian water meter yang mencapai 22 orang.

Direktur PUDAM Tirta Lawu Karanganyar Prihanto mengatakan, akibat pencurian water meter itu, per detiknya sekitar 40 liter air yang berasal dari sumber reservoir terbuang sia-sia. Air itu semestinya bisa mencukupi kebutuhan masyarakat.

“Kalau secara nominal, kerugiannya belum kami hitung. Tapi, debit air ke pelanggan itu berkurang. Karena 40 liter air dari sumber terbuang sia-sia per detiknya,” terang Prihanto, Selasa (10/9).

Saat ini, PUDAM telah melakukan penggantian water meter kepada pelanggan yang menjadi korban pencurian. Selanjutnya, Prihanto meminta pelanggan untuk menjaga dan mengawasi water meter mereka.

“Ya langsung kita ganti sesuai kententuan. Sebab, kalau sudah terpasang, itu sudah menjadi hak pelanggan. PUDAM hanya mengelola untuk jaringan airnya,” paparnya.

Kasat Reskrim Polres Karanganyar AKP Dwi Haryadi menuturkan, hingga saat ini pihaknya belum menerima aduan atau laporan terkait aksi pencurian water meter. Namun, menurut Dwi, kemungkinan korban sudah membuat laporan ke mapolsek setempat.

“Belum ada dan silakan kalau mau laporan,” ujar Dwi mewakili Kapolres Karanganyar AKBP Catur Gatot Effendi.

Diberitakan sebelumnya, aksi pencurian water meter yang diduga dilakukan oleh komplotan lintas daerah diketahui petugas PUDAM pada Senin (9/9). Itu setelah sejumlah pelanggan mengeluhkan tidak ada saluran air bersih yang menuju ke rumah mereka. (rud/ria)

(rs/rud/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia