Minggu, 22 Sep 2019
radarsolo
icon featured
Sukoharjo

Staf BKK Tawangsari yang Gelapkan Dana Nasabah Resmi Ditahan

11 September 2019, 18: 54: 37 WIB | editor : Perdana

Kepala Kejari Sukoharjo Tatang Agus Volleyantono

Kepala Kejari Sukoharjo Tatang Agus Volleyantono

Share this      

SUKOHARJO - Kasus dugaan penggelapan dana nasabah dan kredit fiktif PT BKK Jawa Tengah Cabang Sukoharjo Unit Tawangsari menemui titik terang.

Mantan kasir BKK Tawangsari Puryanti yang sebelumnya ditetapkan sebagai tersangka, kini resmi menjadi tahanan Kejaksaan Negeri (Kejari) Sukoharjo sejak Senin (9/9). Kepala Kejari Sukoharjo Tatang Agus Volleyantono mengatakan, penahanan tersangka dugaan penggelapan dana nasabah dan kredit fiktif ini dilakukan dengan berbagai pertimbangan. 

”Penahanan dilakukan menurut pertimbangan subyektif penyidik, terdapat kekhawatiran PR (Puryanti) akan melarikan diri,” jelas Tatang, Rabu (11/9).

Selain itu, lanjut Tatang, tak menutup kemungkinan ada tersangka lain dalam kasus tersebut. Namun, dari hasil penyelidikan dan pemeriksaan para saksi, baru tersangka Puryanti yang diduga melakukan penggelapan dana nasabah dan kredit fiktif.

Diberitakan sebelumnya, Puryanti ditetapkan sebagai tersangka setelah dilakukan pemeriksaan terhadap 100-an saksi. Puryanti merupakan kasubid pemasaran yang turun jabatan menjadi staf biasa di PT BKK Jateng unit Tawangsari.

Puryanti diketahui telah melakukan penyelewengan dana nasabah serta kredit fiktif sebanyak Rp 5 miliar. Modusnya yakni dengan mencatat tabungan nasabah dalam buku manual dan tidak terdaftar dalam sistem komputerisasi perbankan. (rgl/ria)

(rs/rgl/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia