Minggu, 22 Sep 2019
radarsolo
icon featured
Olahraga

Roller Thailand hingga Jerman Turun ke Lintasan

12 September 2019, 14: 33: 02 WIB | editor : Perdana

PUSAT PERHATIAN: Peserta kejuaraan sepatu roda tengah menjalani race di lintasan Jalan Slamet Riyadi, tahun lalu.

PUSAT PERHATIAN: Peserta kejuaraan sepatu roda tengah menjalani race di lintasan Jalan Slamet Riyadi, tahun lalu. (DAMIANUS BRAM/RADAR SOLO)

Share this      

SOLO – Kejuaraan sepatu roda bertaraf internasional memperebutkan Piala Wali Kota Solo siap digelar pada  19-20 Oktober mendatang. Ada perbedaan di tahun keenam ini, dimana, dua daerah dipastikan akan jadi venue-nya. Yakni Solo dan Boyolali. Untuk kelas speed, standart, dan fun skate akan digelar di Velodrome Manahan, 18-19 Oktober mendatang. Sementara itu untuk kelas road race inline skate dan fun skate akan digelar di Sirkuit Gokart Boyolali, 20 Oktober nanti. Di edisi sebelumnya, kelas road race selalu digelar di Jalan Slamet Riyadi Solo di momen Car Free Day.

“Kenapa road race di Boyolal,i karena beberapa alasan. Yang pertama untuk Solo sendiri kesulitan di manajemen penonton dan manajemen rekayasa lalu lintas (MRLL)-nya. Selain itu venue di Boyolali juga terpisah dari jalan, sehingga lebih mudah mengaturnya. Ini juga termasuk untuk ajang branding kota Boyolali,” ujar Jay Sapto Wibowo selaku event director kejuaraan ini kepada Jawa Pos Radar Solo kemarin.

Panitia sendiri menargetkan ada 800 peserta siap meramaikan kejuaraan ini. Tak hanya dari wakil-wakil terbaik di berabagi kota di daerah, melainkan sampai ke perwakilan luar negeri juga. Beberapa negara yang  dipastikan akan ambil bagian adalah India, Singapura, Malaysia, Thailand hingga Jerman. 

”Saya berharap New Zealand juga bisa ikut,” ujar jayus (sapaan akrab L. Jay Sapto Wibowo).

Dia mengakui ada sekitar 60 klub dari berbagai kota siap untuk membidik podium tertinggi. Kota Solo diwakili empat klub, yakni Rogliss, Viper, Boskrosero, dan PSSC.

L. Jay mengatakan, berbagai persiapan sudah dilakukan. Direncanakan kejuaraan ini akan sangat ketat, karena termasuk enilaian untuk babak kualifikasi Pekan Olahraga Nasional (PON). Untuk calon peserta sendiri bisa mendaftar melalui media online idbalap mulai  tanggal 15 September sampai 10 Oktober. (mg5/nik)

(rs/NIK/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia