Minggu, 22 Sep 2019
radarsolo
icon featured
Solo

8 Unit Selter Pucangsawit Kobong

12 September 2019, 14: 43: 26 WIB | editor : Perdana

DAMPAK BAKAR SAMPAH: Petugas damkar, dinas perdagangan dan pedagang bersihkan sisa kebakaran di Selter Pucangsawit kemarin (11/9).

DAMPAK BAKAR SAMPAH: Petugas damkar, dinas perdagangan dan pedagang bersihkan sisa kebakaran di Selter Pucangsawit kemarin (11/9). (DAMIANUS BRAM/RADAR SOLO)

Share this      

SOLO – Delapan unit selter Pucangsawit di Jalan Ir. Juanda terbakar siang kemarin (11/9). Penyebabnya, ada seseorang yang membakar sampah di lahan belakang selter tapi tidak ditunggu. Dampaknya, api membesar dan menyambar perabotan pedagang.

Kondisi tersebut menyebabkan pedagang dan sejumlah pembeli kocar-kacir. Mursyid Priyono, salah seorang pemilik selter mengatakan, api menjalar ke pusat kuliner tersebut dengan perantara rumput kering. 

“Sekitar pukul 14.30, kobaran api sampai di belakang selter dan membakar perabotan pedagang,” terangnya. Api baru dapat dipadamkan sekitar pukul 15.00 setelah personel dan mobil pemadam kebakaran (damkar) tiba di lokasi kejadian. 

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Gatot Sutanto mengatakan, pihaknya mengerahkan tujuh unit mobil damkar. “Kami mendapat laporan sekitar pukul 14.45. Api dapat dijinakkan sekitar 10 menit dan dilanjutkan pendinginan," ujar dia.

Terkait penyebab kebakaran, Gatot mengamini berasal dari pembakaran sampah. “Kami minta kepada masyarakat tidak membakar sampah dulu. Karena saat ini iklimnya sedang kering dan angin berhembus cukup kencang," urainya.

Kabid PKL Dinas Perdagangan Surakarta Didik Anggono menambahkan, terdapat delapan pedagang terdampak kebakaran. Soal kerugian materi masih dalam pendataan.

“Kalau melihat alat-alatnya tidak terlalu banyak yang rusak. Hanya memang bangunan bagian belakang dan sebagian gerobak hangus. Kami akan kumpulkan dulu pedagangnya untuk mencari solusi,” katanya. (atn/wa)

(rs/atn/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia