Rabu, 20 Nov 2019
radarsolo
icon featured
Boyolali

Ngaku Anggota TNI,Kibuli Belasan Perempuan,mulai Mahasiswi hingga Guru

12 September 2019, 18: 19: 58 WIB | editor : Perdana

Ngaku Anggota TNI,Kibuli Belasan Perempuan,mulai Mahasiswi hingga Guru

BOYOLALI - Tampang laki-laki ini bisa dibilang biasa-biasa saja. Tinggi gagah juga tidak. Tapi, Sudiyar, 32, mengaku-aku sebagai anggota TNI untuk memperdaya perempuan-perempuan yang baru dikenalnya melalui media sosial (medsos).

Tak main-main, kurang dari tiga bulan sudah 17 perempuan yang jadi korban Sudiyar alias Beni. Warga Dusun/Desa Ngadirgo, Kecamatan Mijen, Kota Semarang itu lalu membawa kabur  sepeda motor milik belasan perempuan yang ditipunya.

Untuk memuluskan akal bulusnya, Beni mengaku sebagai anggota TNI yang bertugas di wilayah Pekalongan. Agar calon korbannya makin yakin, Beni juga memajang kaos loreng dan tas TNI di dinding kamarnya. Tujuannya agar dilihat calon mangsanya saat video call.

Langkah itu cukup ampuh. Belasan perempuan dari berbagai profesi berhasil ditipu. Mulai perawat, mahasiswi, bahkan guru. Tak hanya gadis, janda pun pernah dia tipu. 

”Biasanya tiga atau empat hari kenalan dan hubungan lewat medsos. Dilanjutkan ketemuan,” ungkap Beni, Kamis (12/9).

Nah, saat kencan pertama itulah korban diperdayai. Kebanyakan aksinya dilakukan di rumah makan. Saat ketemuan di rumah makan, tersangka meninggalkan korban dengan berbagai alasan. Seperti hendak buang air kecil, membeli sesuatu, dan lain sebagainya dengan meminjam sepeda motor korban. Motor itu lantas dibawa kabur. 

Kapolres Boyolali AKBP Kusumo Wahyu Bintoro menuturkan, tersangka berhasil ditangkap setelah pihaknya menerima banyak laporan dari korban.

”Dari laporan-laporan korban itu, kami tindak lanjuti dan berhasil menangkap tersangka,” terang kapolres. (wid/ria)

(rs/wid/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia