Kamis, 14 Nov 2019
radarsolo
icon featured
Klaten

Produksi Ikan Tawar Melimpah

12 September 2019, 18: 42: 58 WIB | editor : Perdana

BUDIDAYA: Kolam budidaya ikan di PBIAT Janti. 

BUDIDAYA: Kolam budidaya ikan di PBIAT Janti.  (ANGGA PURENDA/RADAR SOLO)

Share this      

KLATEN – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah (Jateng) memiliki Satuan Kerja (Satker) Perbenihan dan Budidaya Ikan Air Tawar (PBIAT) di Desa Janti, Kecamatan Polanharjo, Klaten. Tiap bulan mampu memasok ribuan bibit ikan nila unggulan yang dikenal dengan sebutan larasati ke petani ikan di seluruh Indonesia.

Kepala Tata Usaha Satker PBIAT Janti, Sih Martoyo mengatakan, pada musim kemarau ini, tidak mempengaruhi produksi bibit ikan nila larasati. Bahkan setiap pecan, rata-rata tetap dapat memasok sekitar 100 ribu benih ke petani ikan.

“Ada sejumlah keunggulan ikan nila larasati yang kami kembangkan. Mulai dari tahan penyakit, pertumbuhan cepat, serta bisa hidup di air payau. Sebelumnya sudah pernah uji lokasi air payau di Jepara,” jelas Sih Martoyo, kemarin (11/9).

Ikan nila larasati merupakan benih sebar hibrida. Dihasilkan dari persilangan induk jantan nila putih dan induk betina nila hitam kunti. 

Kantor Satker PBIAT Janti tidak hanya jadi tempat pengembangan dan transaksi bibit ikan nila larasati. Tetapi juga tempat studi banding dari berbagai daerah. Awal bulan ini, dapat kunjungan dari Desa Gondang, Kecamatan Limbangan, Kabupaten Kendal.

“Kami ingin melihat langsung bagaimana pengembangan ikan nila di PBIAT. Kami ingin mengembangkan kampung wisata berbasis pengembangan ikan,” jelas Waris, perwakilan rombongan dari Desa Gondang. (ren/fer) 

(rs/ren/per/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia