Rabu, 16 Oct 2019
radarsolo
icon featured
Karanganyar

Proyek Jembatan Kaca Kemuning Dilanjutkan Tahun Depan

12 September 2019, 18: 46: 40 WIB | editor : Perdana

MANGKRAK: Pondasi beton yang sedianya akan dibangun untuk jembatan kaca di Kebun Teh Kemuning tidak terurus. Pemkab berencana melanjtkan pembangunannya tahun depan.

MANGKRAK: Pondasi beton yang sedianya akan dibangun untuk jembatan kaca di Kebun Teh Kemuning tidak terurus. Pemkab berencana melanjtkan pembangunannya tahun depan. (RUDI HARTONO/RADAR SOLO)

Share this      

KARANGANYAR – Pembangunan jembatan kaca atau Glass Sky Bridge di wilayah Kemuning, Ngargoyoso bakal dilanjutkan tahun depan dengan anggaran Rp 55 miliar.

Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Karanganyar Titis Sri Jawoto mengungkapkan, pembangunan jembatan yang nantinya membentang di atas kebun teh ini sudah direncanakan sejak 2017 lalu. Pemerintah sudah diskusi dengan yayasan dari Kodam IV/Diponegoro yakni PT Rumpun Sari Kemuning. Pemkab bakal melakukan penandatanganan nota kesepakatan tentang pengelolaan objek wisata di Kemuning.

”Kemarin ada perubahan manajemen dari PT Rumpun Sari Kemuning. Kemudian kita rencanakan akan membuat MoU, karena nanti di tahun 2020 kita akan menganggarkan untuk pengelolaan wisata di sana (Kemuning,Red). Ya salah satunya jembatan kaca kemarin,” kata Titis.

Dalam MoU itu nantinya pemkab sewa kelola lahan di Kemuning. Luasnya juga ditambah dari sebelumnya 20 hektare menjadi 40 hektare. Di mana lima hektare lahan nantinya akan digunakan sebagai lokasi fasilitas umum dan fasilitas sosial.

”Sisa yang 35 hektare itu nanti tetap akan bisa ditanami teh. Dan hasilnya masih bisa dipetik untuk perusahaan teh. Dan untuk pemandangannya tetap akan kita kelola dan kita serahkan ke pihak ketiga untuk menatanya,” ungkapnya.

Bupati Karanganyar Juliyatmono mengaku kendala pembangunan adalah pihak investor yang sebelumnya bekerjasama dengan PT Rumpun Sari Kemuning membatalkan rencananya.

”Kendala pembangunan kemarin bukan ada pada pemerintah. Tetapi lebih pada ke investor dari perusahaan, pemerintah kemarin hanya mendorong untuk pembangunan bisa memiliki nilai strategis. Maka dari itu, kalau nanti sudah ada kesepakatan akan kita lanjutkan,” tegas Bupati.

Pihaknya juga sudah menyiapkan tim appraisal untuk menghitung nilai sewa kelola dengan pihak perusahaan PT Rumpun Sari Kemuning. Pantauan Jawa Pos Radar Solo, lokasi pembangunan jembatan kaca hanya terlihat belasan pondasi beton cakar ayam yang telah dibangun pihak investor. Namun, karena tak terurus, kondisi pondasi sudah berkarat dan tertutup alang – alang. (rud/adi)

(rs/rud/per/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia