Rabu, 16 Oct 2019
radarsolo
icon featured
Klaten

BPPTKG Beri Pendekatan Program Wajib Latih

12 September 2019, 19: 33: 45 WIB | editor : Perdana

SOSIALISASI: Perwakilan BPPTKG Jogja beri arahan di Desa Balerante, Kemalang, belum lama ini.

SOSIALISASI: Perwakilan BPPTKG Jogja beri arahan di Desa Balerante, Kemalang, belum lama ini. (ANGGA PURENDA/RADAR SOLO)

Share this      

KLATEN – Warga di dua dusun di Desa Balerante, Kecamatan Kemalang telah mengikuti wajib latih penanggulangan bencana Gunung Merapi. Diselenggarakan Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Jogja. Yakni Dusun Ngipiksari dan Sambungrejo. 

Pelatihan melibatkan 50 warga. Mengingat dua dusun tersebut masuk kawasan rawan bencana (KRB) III. “Ini bagian upaya kami dalam pengurangan risiko bencana. Mengingat Desa Balerante rawan terdampak erupsi Merapi,” jelas Fungsional Penyelidik Bumi BPPTKG Jogja Subandrio, kemarin (11/9).

Desa Balerante hanya berjarak 4 km dari puncak Merapi. Tak heran kawasan ini jadi prioritas dalam pelaksanaan wajib latih. Sebagai gambaran, bukaan kawah Merapi saat ini lurus mengarah ke Desa Balerante. Normalnya, luncuran awan panas mencapai 8 km. Namun masih terlindungi Bukit Kendil.

 “Kami berikan meteri mengenai karakter Merapi dan peringatan dini. Termasuk pengenalan peta kawasan rawan bencana. Mulai sekarang, kami mendidik masyarakat agar peka dan mampu mengurangi risiko bencana,” bebernya.

Fokus dalam program wajib latih terkait pemahaman sumber ancaman. Ambil contoh awan panas. Termasuk sistem peringatan dini. BPPTKG mendorong pemkab melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Klaten melakukan pengadaan sistem peringatan dini.

Triyono, 40, warga Dusun Sambungrejo, Desa Balerante mengaku materi yang diberikan sangat bermanfaat. Dia jadi tahu langkah-langkah yang harus diambil ketika terjadi erupsi disertai awan panas.

“Selama ini sudah sering mendengar suara gemuruh dari puncak Merapi. Saya dan keluarga jadi waswas. Keselamatan diri lebih utama dibandingkan harta benda,” ujarnya. (ren/fer)

(rs/ren/per/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia