Kamis, 14 Nov 2019
radarsolo
icon featured
Solo

Parpol Incar Posisi Strategis

13 September 2019, 13: 31: 39 WIB | editor : Perdana

DUKUNGAN: Budi Prasetyo mendapat ucapan selamat dari anggota DPRD Surakarta usai paripurna, Kamis (12/9).

DUKUNGAN: Budi Prasetyo mendapat ucapan selamat dari anggota DPRD Surakarta usai paripurna, Kamis (12/9). (DAMIANUS BRAM/RADAR SOLO)

Share this      

SOLO – Unsur pimpinan DPRD Surakarta resmi terbentuk. Dalam sidang paripurna kemarin (12/9), Budi Prasetyo dipercaya menjabat ketua dewan periode 2019-2024. Tugas pertamanya membentuk alat kelengkapan (alkap) dewan. Sejumlah partai politik (parpol) sudah mengincar di beberapa posisi strategis.

Salah satu alkap yang akan dibentuk adalah komisi. Politisi Partai Golkar Taufiqurrahman menyebut Fraksi Partai Golkar-PSI telah mem-ploting anggotanya. Sebagai ketua fraksi, dia telah membagi tugas dan penempatan tiga anggotanya di tiga komisi. Agus Nuryanto diproyeksikan di komisi 1, Antonius Yogo Prabowo di komisi 4, dan Margono duduk di komisi 2.

“Secara internal nama itu sudah pasti, tetapi menunggu kepastian. Pemilihan siapa di komisi berapa, itu dilakukan sesuai dengan kompetensi masing-masing. Misalnya Pak Margono kan pensiunan DPU (dinas pekerjaan umum), Mas Yogo aktif di rumah sakit. Pak Agus aktif di kemasyarakatan sebagai Ketua RW,” beber dia.

Fraksi Partai Golkar-PSI tidak menempatkan anggotanya di komisi 3 karena tidak memiliki anggota dengan keahlian di bidang ekonomi dan keuangan. Taufiq mengaku tidak melirik posisi strategis di komisi. Sebab dia sadar kursi pimpinan komisi akan dilibas oleh PDIP yang memiliki kuota terbanyak di dewan.

PKS memiliki pandangan serupa. Ketua DPD PKS Kota Surakarta Abdul Ghofar Ismail mengatakan, partainya fokus menata anggota untuk di komisi tanpa mengincar kursi pimpinan. “Yang penting kita tata dulu, sudah ngambil gambaran lah,” ucapnya.

Didik Hermawan rencananya ditempatkan di komisi 1, Muhadi Syahroni di komisi 2, dan Asih Sunjoto Putro duduk di komisi 4. “Saya sendiri di komisi 3,” kata Ghofar.

Sementara itu, struktur pimpinan DPRD Surakarta definitif sesuai prediksi awal. Budi Prasetyo sebagai ketua dengan tiga wakil ketua, yakni Sugeng Riyanto, Taufiqurrahman dan Achmad Sapari. 

Budi mengaku siap tancap gas untuk menyelesaikan beberapa pekerjaan rumah yang ditinggal oleh anggota dewan periode sebelumnya. “Target ada pembahasan APBD 2020, termasuk menyelesaikan pembentukan alkap. Tahapannya sudah jelas, harus kita selesaikan,” ujarnya. (irw/wa)

(rs/irw/per/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia