Minggu, 20 Oct 2019
radarsolo
icon featured
Travelling
Sensasi Relaksasi di Telogo Asmoro

Melihat Panorama Alam Gunung Lawu Yang Tak Ada Habisnya

15 September 2019, 14: 15: 59 WIB | editor : Perdana

Melihat Panorama Alam Gunung Lawu Yang Tak Ada Habisnya

Bingung mencari tempat liburan di akhir pekan? Menikmati panorama alam di Telogo Asmoro Tawangmangu bisa jadi pilihan. Di lokasi ini juga tersedia bumi perkemahan yang asri. Seperti apa suasananya?

PERJALANAN dari kota Solo dengan menaiki motor matic mengantarkan kami ke Desa Nglurah Kecamatan Tawangmangu, Karanganyar. Berpakaian lengkap dengan jaket tebal, kaos kaki, dan sarung tangan, sedikit melindungi diri dari dinginnya cuaca lereng Gunung Lawu.

Kamera DSLR lengkap dengan tripod-nya pun telah merekam jejak perjalanan kami hingga sampai lokasi tujuan. Yakni Telogo Asmoro di Bumi Perkemahan Pleseran. Tepatnya di Desa Nglurah, Kecamatan Tawangmangu, Karanganyar.

Bagi wisatawan yang berangkat dari Solo, maka ambil jalan Solo-Tawangmangu. Sebelum Pasar Wisata Tawangmangu, belok ke kanan menuju Desa Nglurah. Di sana, warga setempat dengan senang hati bisa menunjukkan jalannya.

Masuk di Desa Nglurah, traveler akan dimanjakan dengan tanaman hias yang dikembangkan masyarakat sekitar. Akan tetapi, sangat disayangkan jalan menuju lokasi wisata ini sedikit rusak dan menanjak. Beruntung, udara dingin di Telogo Asmoro mengobati rasa lelah kami selama perjalanan.

Fasilitasnya cukup lengkap seperti toilet, gazebo, musala hingga kantin. Beberapa spot foto menarik juga disediakan untuk mereka yang hobi berfoto. Salah satunya telaga. Ukurannya memang kecil sekitar 10x20 meter, tapi airnya sangat jernih. Kedalamanya hanya sekitar 1,5 meter yang aman untuk berenang anak-anak hingga dewasa.

Ada juga minion buatan dan kreasi sepeda motor yang terbuat dari ban bekas. Awalnya banyak pengunjung yang datang untuk sekadar camping dan outbond. Namun, viralnya Telogo Asmoro baru awal Mei lalu. Itu yang jadi alasan kami untuk traveling ke sana.

”Sebenarnya nama wisatanya adalah Pleseran tapi di dalam ada telaganya. Yang banyak dikenal itu justru Telogo Asmoro. Nama Telogo Asmoro hanya sebuah doa saja, semoga dalam hati punya rasa welas asih,” kata Sugeng pencetus sekaligus pengelola.

Telaga ini sering dikunjungi karena airnya yang bersih dan jernih. Traveler bisa dibuat betah berlama-lama di dalam telaga. Bahkan ada tempat untuk menceburkan diri dari atas batu. Karena suasananya yang masih alami, telaga ini tidak hanya cocok untuk rekreasi, tapi juga bisa digunakan untuk relaksasi menjernihkan pikiran dari kebisingan kota. Sengaja dibuat minimalis agar menyatu dengan alam.

Di sekeliling telaga dipenuhi pepohonan sehingga terasa rindang. Tak hanya itu, juga tersedia tempat duduk yang bisa digunakan untuk melepas penat setelah berenang, atau sekadar berfoto-foto untuk mengabadikan moment. Selain itu, traveler juga bisa berenang menggunakan ban. 

Lelah berenang, traveler yang merasa lapar bisa mencoba aneka camilan gorengan dan bakso di kantin. Tersedia pula aneka minuman panas yang bisa menghangatkan badan. Traveler tak perlu khawatir karena harga yang dipatok cukup terjangkau. 

Ternyata tak hanya wisatawan lokal yang sudah berkunjung, wisatawan asing juga terpesona dengan dengan pesona alam di bumi perkemahan yang lengkap dengan telaga tersebut.

”Dulu ada wisatawan dari Mesir dan Afrika yang pernah. Mereka juga mencoba kejernihan air di Telogo Asmoro,” jelas Sugeng. (mg4/mg5/adi)

(rs/adi/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia