Rabu, 16 Oct 2019
radarsolo
icon featured
Solo

Mbak Mas Jebres Edukasi Pengunjung Taman Cerdas 

16 September 2019, 11: 17: 24 WIB | editor : Perdana

INTERAKSI: Peserta Mas-Mbak Jebres 2019 dibawa ke taman cerdas untuk mengedukasi masyarakat.

INTERAKSI: Peserta Mas-Mbak Jebres 2019 dibawa ke taman cerdas untuk mengedukasi masyarakat. (DAMIANUS BRAM/RADAR SOLO)

Share this      

SOLO - Taman cerdas Jebres seharusnya menjadi tempat bermain yang nyaman bagi anak, namun malah kerap disalahgunakan. Misalnya masih ada orang dewasa nekat merokok di area taman bermain tersebut. Atas dasar keprihatinan tersebut, Minggu (15/9) kemarin, 14 finalis Mas-Mbak Jebres terjun ke taman cerdas itu untuk mengedukasi masyarakat.

Koordinator Mas-Mbak Jebres 2019 Fernanda Januar Mengatakan, pihaknya memang sengaja melepas para finalis sosialisasi kepada masyarakat. “Jadi mereka harus peka lingkungan. Apa fenomena yang terjadi di lapangan. Seperti di taman cerdas Jebres. Kita sering melihat banyak orang dewasa masih merokok di sana,” katanya.

Terhadap fenomena itu, para finalis diminta memperingatkan warga yang nekat merokok di lokasi itu. Hal ini dilakukan demi mengembalikan fungsi taman cerdas sebagai tempat bermain anak,” imbuh runner up Mas-Mbak Jebres 2016 ini.

Ditambahkan Fernanda, fasilitas wifi yang seharusnya digunakan anak-anak menunjang pendidikan, juga sering disalahgunakan untuk bermain game online lewat smartphone mereka. Bahkan men-download video berkonten dewasa.

“Ini yang kita cegah juga. Bisa terlihat, anak-anak malah asyik bermain dengan gadget mereka masing-masing. Padahal, taman bermain ini dibangun sudah lengkap. Ada radio, perpustakaan, teater arena, dan macam-macam. Nah, anak-anak diarahkan untuk menikmati fasilitas tersebut sehingga tidak asyik dengan gadget mereka,” urai Fernanda.

Di sisi lain, Fernanda menjelaskan, saat ini dari 50 pasang Mas-Mbak Jebres yang merupakan perwakilan tiap RW di  Jebres, setelah diseleksi menyisakan tujuh pasang. Mereka pada Sabtu (21/9) pekan depan akan memperebutkan gelar pada malam puncak Mas-Mbak Jebres 2019.

“Jadi para finalis memiliki bakat individu, baik di bidang akademik maupun kesenian. Sudah kami karantina dan dibekali beberapa hal. Hari ini (kemarin) selain terjun ke masyarakat juga ada agenda pembekalan beauty class, photoshoot, serta penguatan karakter,” tuturnya.  (atn/bun)

(rs/atn/per/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia