Rabu, 16 Oct 2019
radarsolo
icon featured
Boyolali

Festival Pertunjukan Rakyat, Geliat Seni Tradisi

16 September 2019, 15: 25: 41 WIB | editor : Perdana

NGURI-URI BUDAYA: Festival Pertunjukan Rakyat di Kebun Raya Indrokilo Boyolali.

NGURI-URI BUDAYA: Festival Pertunjukan Rakyat di Kebun Raya Indrokilo Boyolali. (TRI WIDODO/RADAR SOLO)

Share this      

BOYOLALI – Tak dipungkiri, perkembangan zaman semakin menggerus kesenian tradisional. Menjaga eksistensi kesenian tradisional, digelar Festival Pertunjukan Rakyat Forum Komunikasi Media Tradisional Jawa Tengah 2019. Berlangsung di Kebun Raya Indrokilo Boyolali, kemarin (15/9).

Ketua Forum Komuniasi Media Tradisional Jawa Tengah Sukirno menjelaskan, banyak pesan terkandung di ajang ini. Menurutnya, kesenian tradisional cukup efektif dalam menyampaikan pesan ke tengah masyarakat. Di tengah pesatnya perkembangan media digital saat ini.

“Selain jadi tontonan, juga diharapkan menjadi tuntunan bagi masyarakat. Lewat pesan-pesan yang dibawakan para peserta,” kata Sukirno.

Informasi yang dikemas lewat kesenian lokal dirasa lebih mengena. Karena ada komunikasi langsung dengan masyarakat. Tak salah jika media tradisional tetap eksis.

“Ini lebih efektif daripada pertemuan di ruangan seperti seminar. Karena menampilkan pertunjukan rakyat dengan pesan yang disampaikan menggunakan bahasa setempat,” paparnya.

Terkait festival, ada lima poin yang jadi prioritas penilaian. Yakni gerak, tari, irama, humor, dan pesan yang disampaikan. Juara pertama diraih Kabupaten Temanggung. Disusul Kabupaten Karanganyar dan tuan rumah Boyolali. Sedangkan juara harapan I diraih Kabupaten Tegal, disusul Brebes dan Kota Surakarta. (wid/fer)

(rs/wid/per/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia