Rabu, 16 Oct 2019
radarsolo
icon featured
Wonogiri

Dua Sekolah Disatroni Maling, Alat Elektronik Raib

16 September 2019, 15: 37: 27 WIB | editor : Perdana

CARI PETUNJUK: Polisi gelar olah TKP di SDN 1 Siyonoharjo di Jamban, Kelurahan Ngadirejo, Kecamatan Eromoko, Jumat (13/9). Foto inset, jendela yang dijebol pencuri.

CARI PETUNJUK: Polisi gelar olah TKP di SDN 1 Siyonoharjo di Jamban, Kelurahan Ngadirejo, Kecamatan Eromoko, Jumat (13/9). Foto inset, jendela yang dijebol pencuri. (IWAN KAWUL/RADAR SOLO)

Share this      

WONOGIRI – Dua sekolah dasar disatroni maling dalam sepekan lalu. Pencuri membawa sejumlah alat elektronik fasilitas sekolah seperti monitor, proyektor dan printer.

Kapolres Wonogiri AKBP Uri Nartanti melalui Kasubag Humas Iptu Suwondo menjelaskan, kejadian tindak pidana pencurian dengan pembratan pertama kali terjadi di SDN 1 Lebak, di Dusun Lebak, Desa Lebak, Kecamatan Pracimantoro Kamis (12/9) pukul 01.00.

”Diketahui pertama kali oleh salah satu guru yang mengetahui kunci slot dalam keadaan rusak atau tercongkel. Lalu  mengecek bagian dalam ruangan, ternyata ada beberapa laci meja guru dalam keadaan terbuka dan acak-acakan,” kata Suwondo kemarin, (15/9). 

Saat melakukan penggecekan, sejumlah barang elektronik diketahui tidak ada ditempatnya atau hilang. Yakni, satu unit Proyektor LCD merk Benq dan satu unit printer merk  EPSON L220. ”Atas kejadian tersebut lalu dilaporkan ke Polsek Pracimantoro,” katanya.

Dugaan pencurian dengan pemberatan juga menimpa SDN 1 Siyonoharjo, di lingkungan Jamban, Kelurahan Ngadirejo, Kecamatan Eromoko, Jumat (13/9). Peristiwa pencurian diketahui pertama kali oleh Kepala Sekolah setempat sekitar pukul 06.30.

”Awal diketahui yakni, Kepala Sekolah masuk ruang kantor guru mendapati jendela dalam keadaan terbuka, kondisi ruangan sudah acak-acakan," kata Suwondo.

Kemudian pelapor memanggil sejumlah guru untuk mengecek bersama. Setelah Di cek ternyata satu unit monitor merk acer dan satu unit CPU merk archief dan kabel charge laptop telah hilang.

"Atas kejadian tersebut kemudian dilaporkan ke Polsek Eromoko," ujarnya.

Kedua kasus pencurian itu kini dalam penyelidikan pihak kepolisian. Maraknya pencurian ini warga, keamanan sekolah diimbau untuk meningkatkan sistem keamanan lingkungan. (kwl/adi)

(rs/kwl/per/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia