Rabu, 16 Oct 2019
radarsolo
icon featured
Sepak Bola

PERSIS SOLO vs MADURA FC, Awas, Tamu Siap Jiplak Beruang Madu

18 September 2019, 12: 37: 10 WIB | editor : Perdana

PERSIS SOLO vs MADURA FC, Awas, Tamu Siap Jiplak Beruang Madu

SOLO – Tak ada cara yang lebih baik untuk melupakan kekalahan selain kembali ke jalur kemenangan. Misi itu coba dijalani Persis Solo saat menjamu Madura FC di Stadion Wilis Madiun, sore ini.

Hasil minor diraih Laskar Sambernyawa –julukan Persis Solo– di empat partai terakhir. Sekali imbang dan tiga kali menelan kekalahan. Paling menyakitkan kekalahan di kandang sendiri saat menjamu Persiba Balikpapan 0-1 (27/8). Itulah noda perdana Persis selama bermukim di Stadion Wilis musim ini.

Choirul Huda, pelatih Persis Solo memetik pelajaran berharga dari rentetan hasil minor tersebut. Pertemuan kontra Madura FC bakal jadi momentum kebangkitan pasukannya. Apalagi di putaran pertama, Persis pulang dengan tiga angka dari lawatan ke Stadion Ahmad Yani. 

“Ini partai hidup mati. Mau nggak mau Persis Solo harus bermain maksimal untuk memenangkan pertandingan. Karena hanya kemenangan yang akan memberi kami motivasi untuk kembali bersaing di papan atas,” ujar pria yang akrab disapa Cak Irul ini, kemarin (17/9).

Sayangnya, host sedang dilanda badai cedera. Tiga pilar mereka masih di meja perawatan. Yakni Slamet Budiono, Jodi Kustiawan, dan kiper utama Sendri Johansyah.

”Slamet Budiono masih tahap penyembuhan, sekitar 60 persen. Jodi Kustiawan sangat saya harapkan bisa tampil. Tapi tidak bisa dipaksakan juga. Kalau Sendri Johansyah juga masih diragukan bisa tampil, meski sudah ikut latihan,” imbuh Cak Irul.

Madura FC berpeluang besar memberi luka kedua bagi Persis di kandang sendiri. Perlu diingat Laskar Jokotole (julukan Madura FC) merupakan satu-satunya kontestan Grup Timur Liga 2 yang mengalahkan pemuncak klasemen Mitra Kukar di kandangnya. Mereka sangat termotivasi mengikuti jejak Beruang Madu (sebutan Persiba Balikpapan) yang pernah menodai keangkeran Stadion Wilis.

Belum lagi kehadiran Agus Yuwono (AY) di kursi kepelatihan Madura FC. Maklum, di putaran pertama kemarin, AY sempat mencicipi panasnya kursi kepelatihan Laskar Sambernyawa.

“Memang ini laga emosional untuk saya. Kemarin saya di Persis, dan sekarang harus menghadapi mantan klub. Tapi saya ingin bermain secara normal saja. Tidak ada target khusus harus menang lawan Persis. Saya anggap laga besok (hari ini) seperti biasanya,” beber AY. 

Terpisah, barisan suporter fanatik Persis, Pasoepati dan Surakartans berharap investor dan kepengurusan baru memberi angin segar. “Kami ingin pengurus Persis tak hanya mengembangkan tim Liga 2 saja. Namun juga klub Persis Junior di Piala Soeratin. Karena bagaimana pun mereka calon pemain Persis di masa depan,” terang Marten, salah seorang pentolan Surakartans.

Setali tiga uang, Pasoepati berharap manajemen Persis bersinergi dengan suporter. “Kami berharap tak muncul konflik baru. Semua harus clear tanpa ada masalah baru. Persis harus bisa maju,” ujar Presiden Pasoepati Aulia Haryo. (adi/nik/bun)

(rs/NIK/per/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia