Senin, 27 Jan 2020
radarsolo
icon featured
Wonogiri

Nasib Murid SDN 3 Pesido Terancam, Plafon Kelas Ambruk

19 September 2019, 10: 25: 59 WIB | editor : Perdana

Plafon SDN 3 Pesido, Jatiroto ambrol karena kayu penyangga lapuk

Plafon SDN 3 Pesido, Jatiroto ambrol karena kayu penyangga lapuk (Iwan Kawul)

Share this      

WONOGIRI – Keselamatan murid SDN 3 Pesido, Kecamatan Jatiroto dipertaruhkan. Kondisi bangunan sekolah, terutama bagian atap sudah tidak layak. Bahkan, pada Senin (16/9), plafon ruang kelas 1 ambrol. Beruntung, tidak ada murid di dalam kelas.

Titik plafon yang jebol berada di bagian tengah kelas dengan lebar sekitar 2x3 meter. Saat kejadian, sembilan anak murid kelas 1 sedang beraktivitas di luar ruangan karena masuk jam istirahat.

"Kayu plafon sudah rapuh dimakan usia. Tidak ada yang terluka karena anak-anak sedang bermain di luar kelas,” terang Kepala SDN 3 Pesido Sugiyatmi, Rabu (18/9). 

Yang lebih membuat khawatir, kondisi lima ruang kelas lainnya tidak lebih bagus. Hampir semua ruangan bocor, kayu usuk rapuh akibat dimakan rayap. SDN 3 Pesido juga belum mempunyai ruang guru, sehingga masih menjadi satu dengan ruang tamu dan ruang kepala sekolah. 

Sugiyatmi menyatakan belum pernah mengajukan renovasi sekolah ke dinas terkait mengingat dirinya baru menjabat kepala sekolah setempat 1,5 bulan. “Ini baru buat program-program,” katanya. 

Camat Jatiroto Andika Krinayana mengakui kondisi SDN 3 Pesido  memprihatinkan. Dilihat dari luar, bangunan sekolah masih bagus. Namun, setelah dicek lebih detail, ruangan kelas sudah tak layak.

"Informasi dari para guru, sebelum  plafon jebol, sudah disangga menggunakan bambu. Kebetulan, saat murid istirahat, plafon ambrol," ujarnya.

Ditambahkan Andika, usulan perbaikan gedung sekolah sudah disampaikan kepada dinas terkait beberapa tahun lalu tapi belum ada respons. Berlarut-larutnya rencana perbaikan dikhawatirkan dapat membahayakan keselamatan siswa.

"Kalau hujan airnya bocor dan  membuat plafon ruang kelas rembes. Dilihat seperti berlumut," terangnya.

Selain SDN 3 Pesido, bangunan memprihatinkan juga terlihat SDN Mojopuro. Namun, kabar baiknya, gedung sekolah setempat segera diperbaiki menggunakan dana alokasi khusus (DAK).

“Kami berharap pemerintah secepatnya turun tangan. Karena ruang kelas sudah tidak bisa digunakan untuk kegiatan belajar mengajar," tandasnya. (kwl/wa)

(rs/kwl/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia