Rabu, 16 Oct 2019
radarsolo
icon featured
Olahraga

Bocoran Coach AY Jadi Pengganjal Persis

19 September 2019, 08: 20: 59 WIB | editor : Perdana

Para pemain Persis Solo dan Madura FC bersitegang dalam laga lanjutan Liga 2 di Madiun, kemarin

Para pemain Persis Solo dan Madura FC bersitegang dalam laga lanjutan Liga 2 di Madiun, kemarin

Share this      

MADIUN - Keberhasilan Madura FC menahan seri Persis SOlo 0-0 di Stadion Wilis Madiun (18/9), sepertinya buah dari sosok bernama Agus Yuwono (AY). Headcoach Madura FC tersebut ternyata benar-benar hapal kelebihan dan kekuarangan kualitas permainan Persis.

“Yang jelas kita tetap bersyukur dengan hasil seri ini. Kita memang selalu menganggap setiap pertandingan adalah final. Kita berjuang sepanjang pertandingan untuk mencoba memenangkan laga,” ujarnya usai laga.

Pencapaian ini tentu dimaklumi, karena tim Coach AY hapal luar dalam Persis. Karena tim ini dibentuk olehnya. Sebelum akhirnya usai laga keempat Persis di Liga 2, dia memutuskan mundur karena hasil minor yang dibuatnya.

Tak lama menganggur, diakhirnya berlabuh ke Madura FC menggantikan posisi Eduard Tjong yang terpaksa harus menganggalkan posisinya di tim ini sebagai headcoach karena Madura FC ada di papan bawah Grup Timur.

Sejatinya jika dilihat dari sisi rapor secara utuh, ternyata catatan coach AY di Madura FC belum terlalu moncer. Hal ini lantaran Madura FC tetap masih ada di posisi kedelapan, satu strip di atas zona degradasi.

Dari tujuh laga yang dijalani, Madura FC ternyata hanya bisa mendulang enam poin. Raihan terbaiknya hanya sukses membuat pemuncak klasemen Grup Timur malu karen akalah dirumah sendiri (0-1) saat bertemu Madura FC, walaupun Mitra Kukar akhirnya membalasnya di markas Madura FC (1-2), 13 September lalu. Sedangkan tiga poin tambahan, disumbangkan coach AY saat timnya menahan seri Sulut United (0-0), PSBS Biak (0-0) dan Persis Solo (0-0). 

”Masih ada waktu untuk melakukan evaluasi. Di dalam sebuah pertandingan, mental yang paling berpengaruh. Terlebih kita kadang diwajibkan bermain sebagai tamu,” ujarnya. 

Madura FC benar-benar terancam. dari lima laga sisa, ternyata empat diantaranya harus dijalani di markas lawan. Yakni harus bertandang melawan PSIM Jogja (23/9), Persewar Waropen (27/9), PersikKediri (3/10), dan Persiba Balikpapan (18/10). babak penyisihan Liga 2 akan ditutup Madura FC melawan Persatu Tuban di markas mereka 13 Oktober nanti. (nik)

(rs/NIK/per/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia