Minggu, 26 Jan 2020
radarsolo
icon featured
Solo

Kendaraan yang Melintas Kerten Purwosari Dibatasi

21 September 2019, 11: 55: 59 WIB | editor : Perdana

Jalur lambat kawasan Kerten segera dibor untuk memindahkan jaringan pipa PDAM guna mendukung proyek Flyover Purwosari

Jalur lambat kawasan Kerten segera dibor untuk memindahkan jaringan pipa PDAM guna mendukung proyek Flyover Purwosari (DAMIANUS BRAM/RADAR SOLO)

Share this      

SOLO – Proses pemindahan jaringan pipa air bersih PDAM Surakarta di lokasi proyek Flyover Purwosari mulai disiapkan. Kemarin (20/9), sejumlah pekerja menandai titik yang akan digali. Sebagian akses alur lambat di kawasan Kerten ditutup. 

Pantauan Jawa Pos Radar Solo, kepadatan kendaraan terlihat di Jalan Slamet Riyadi segmen barat palang kereta api (KA) Purwosari hingga simpang tiga Kerten. Kondisi tersebut disebabkan kendaraan bermotor dan tak bermotor mengakses jalur yang sama karena ada penutupan sebagian jalur lambat. 

“Adanya pekerjaan ini memang memgharuskan ada penutupan jalur lambat. Tapi tidak semuanya. Akses keluar masuk kampung dan gedung masih dibuka,” jelas Kasi Manajemen dan Rekayasa Lalu Lintas Dinas Perhubungan (Dishub) Surakarta Mudo Prayitno.

Mengingat lokasi proyek di kawasan sekolah dan perkantoran, dishub juga melakukan intervensi alat pemberi isyarat lalu lintas (Apill) serta penempatan petugas guna  mengurai kemacetan. “Jam padatnya ya di jam masuk dan pulang sekolah,” ujarnya.

Upaya lainnya, dishub bakal membatasi kendaraan yang melintas di lokasi proyek. Khususnya saat kontruksi penyambungan dan pemindahan jaringan pipa PDAM. Pembatasan dilakukan dari simpang tiga Jongke menuju Kerten. “Tapi masih menunggu progres kontruksinya. Itu pun (pembatasan kendaraan melintas) tidak lama, hanya beberapa jam saja," ucap dia.

Konsultan pengawas pemindahan pipa PDAM  Sutardi menuturkan, ada beberapa titik pengeboran sudah ditandai. Pihaknya meminta prioritas dari dishub dan kepolisian terkait pengaturan lalu lintas di sekitar proyek.

“Koordinasi dengan dinas terkait dan sosialisasi pada maysarakat sudah dilakukan. Kami upayakan distribusi material proyek dilakukan pada jam-jam yang tidak padat lalu lintas,” jelasnya.

Ditambahkan Sutardi, tahapan pengerjaan proyek yakni, setelah pipa PDAM tiba, dilanjutkan setting alat dan penyambungan beberapa segmen. Baru kemudian dilakukan pengeboran tanah.  Dia mengimbau masyarakat berhati-hati melintas di sekitar proyek karena banyak material di tepi jalan. 

Kabid Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Surakarta Enike Novida Andraini berharap pengguna jalan yang biasa melintasi kawasan Purwosari mengikuti aturan lalu lintas demi keselamatan ebrsama. “Yang penting hati-hati karena ada sejumlah alat berat dan material saat kontruksi dimulai," ucapnya.

Enike memastikan penutupan akses hanya dilakukan di jalur lambat. Bukan pada akses keluar masuk kawasan perkampungan. (ves/wa)

(rs/ves/per/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia