Minggu, 26 Jan 2020
radarsolo
icon featured
Ekonomi & Bisnis

Setelah Solo-KL, Bandara Adi Soemarmo Bidik Rute Penerbangan Australia

23 September 2019, 20: 00: 22 WIB | editor : Perdana

Bandara Adi Soemarmo terus membidik rute penerbangan internasional

Bandara Adi Soemarmo terus membidik rute penerbangan internasional (ARIEF BUDIMAN/RADAR SOLO)

Share this      

BOYOLALI – Rute penerbangan Solo-Kuala Lumpur, Malaysia resmi beroperasi melalui Bandara Internasional Adi Soemarmo Solo, Minggu (22/9). Melayani dua kali penerbangan dalam sepekan, yakni tiap Rabu dan Minggu. Selanjutnya, mulai dibidik rute Australia dan 10 negara Asia lainnya.

Sales Executive Malaysia Airlines Surabaya Station Yogi Bangun Cipto Adi mengatakan. penerbangan perdana Solo-Kuala Lumpur sudah dibuka sejak Rabu (18/9) pukul 23.15 WIB. Lama penerbangan rute tersebut sekitar 2 jam 40 menit. 

“Malaysia Airlines menggunakan pesawat jenis Boeing 737-800 dengan kapasitas 144 seats kelas ekonomi dan 16 seats kelas bisnis. Penerbangan ini menjadi keuntungan bagi kedua belah pihak. Terutama untuk meningkatkan bisnis maupun wisatawan,” jelas Yogi, tadi malam.

General Manager PT Angkasa Pura I Bandara Internasional Adi Soemarmo Solo Abdullah Usman menambahkan, rute ini menjadi tambahan fasilitas untuk penerbangan ke luar negeri. Ditunjang keberadaan kereta api (KA) bandara yang menghubungkan bandara dengan Stasiun Solo Balapan.

Hadirnya rute ini diharapkan memancing maskapai lain, membuka rute internasional baru di Solo. Termasuk rute Solo-Singapura. “Potensi ini bisa sampai ke 10 negara Asia dan 4 kota di Australia. Titik tersebut masuk dalam jangkauan Airbus 330. Dengan fasilitas yang ada saat ini, kenapa tidak kami tawarkan?” terang Usman. 

Sebelumnya, sejumlah pelaku pariwisata berharap penerbangan langsung (direct flight) Solo-Kuala Lumpur ini langgeng. Ketua Association of The Indonesian Tours and Travel Agencies (Asita) Solo Pri Siswanto berharap rute ini mampu menambah jumlah kunjungan wisatawan mancanegara ke Kota Bengawa. 

”Adanya rute mancanegara ini mampu membuka peluang rute luar negeri bagi maskapai lainnya. yang lainnya. Sehingga promo pariwisata bisa berkesinambungan,” imbuhnya. (gis/fer)

(rs/gis/per/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia