Senin, 09 Dec 2019
radarsolo
icon featured
Olahraga
1 PERSIS SOLO vs PERSATU TUBAN 0

Asa Itu Masih Ada, Persis Hentikan Rentetan Rapor Buruk

24 September 2019, 08: 15: 59 WIB | editor : Perdana

Winger Persis Solo Nanang Asripin menangis usai mencetak gol ke gawang Persatu Tuban

Winger Persis Solo Nanang Asripin menangis usai mencetak gol ke gawang Persatu Tuban (NIKKO AUGLANDY/RADAR SOLO)

Share this      

MADIUN – Butuh waktu 38 hari buat Persis Solo meraih kemenangannya lagi di laga lanjutan Liga 2. Terakhir kali momen manis itu terjadi saat menjalani derby Mataram  melawan PSIM Jogja di Stadion Wilis Madiun, 16 Agustus silam, dalam momen laga terakhir putaran pertama Liga 2 2019.

Setelah itu lima laga beruntun di putaran kedua, Laskar Sambernyawa selalu meraih hasil minor. Dua kali seri di kandang atas Mitra Kukar (1-1), dan Madura FC (0-0). Diperparah dengan rentetan kekalahan beruntun atas Persiba Balikpapan (0-1), Persik Kediri (0-1), dan Martapura FC (1-2). Semakin parah karena dalam lima laga tersebut, Persis hanya bisa mencetak dua gol.

Situasi ini tentu membuat laga kontra Persatu Tuban di Madiun kemarin, diharapkan jadi momen nyata kebangkitan Persis itu bisa benar-benar muncul.

Harapan besar pemain, tim kepelatihan, manajemen hingga suporter akhirnya tiba. Gol tunggal Persis dari kaki Nanang Asripin di menit ke-43’ sudah cukup membuat Persis menang (1-0) atas Persatu di laga ini. 

Beban mental cukup berat memang ada di pundak pemain dalam laga ini. Tak salah juga jika usai mencetak gol, pemilik nomor 21 tersebut melakukan selebrasi yang begitu mengharukan. Dia menitikan air mata yang disambut pelukan rekan-rekannya. Akhirnya suporter yang datang di laga inipun ikut menyambutnya dengan tepuk tangan penyemangat .

"Bersyukur sekali kita bisa meraih hasil maksimal. Walaupun itu jelas tak mudah. Di lima laga tak pernah menang, jelas jadi beban berat buat para pemain. Bersyukur kita bisa memetik tiga poin di laga ini,” ucap Pelatih Persis Solo Choirul Huda usai laga.

Tambahan tiga poin dipekan ke-16 ini, membuat Persis naik dua peringkat ke posisi tiga Grup Timur di Liga 2 2019. tabungan 24 poin Persis, ternyata hanya tertinggal dua poin dari Mitra Kukar, dan enam poin dari Persik Kediri.

Posisi Persis untuk finis di posisi empat besar demi tiket menuju babak 8 besar belum aman. Karena baik Persis, PSIM Jogja, Martapura FC dan PSBS Biak, ternyata sama-sama sudah menabung 24 poin. Itu artinya empat laga sisa di babak penyisihan grup, semua kemungkinan bisa saja terjadi.

Persis masih memiliki empat laga sisa. Sayangnya hanya kontra PSBS Biak (8/10) yang berstatus kandang. Sisanya, Persis hanya menuju ke Stadion Klabat Manado markas Sulut United, 28 September mendatang, di lanjutkan ke Stadion Cendrawasih Biak Papua (3/10) kontra Persewar Waropen, dan menutup babak penyisihan lewat derby Mataram kontra PSIM Jogja di Stadion Mandala Krida Jogja (13/10). (nik)

(rs/NIK/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia