Senin, 09 Dec 2019
radarsolo
icon featured
Sragen

Kebut Alkab dan Dua Perda Inisiatif

26 September 2019, 15: 29: 17 WIB | editor : Perdana

MULAI KERJA: Pimpinan DPRD Sragen dilantik. Sementara DPRD Karanganyar langsung kebut dua perda.

MULAI KERJA: Pimpinan DPRD Sragen dilantik. Sementara DPRD Karanganyar langsung kebut dua perda. (AHMAD KHAIRUDIN-RUDI HARTONO/RADAR SOLO)

Share this      

SRAGEN – Empat pimpinan DPRD Sragen dan DPRD Karanganyar resmi dilantik kemarin (25/6). Pimpinan DPRD Sragen segera membentuk alat kelengkapan, sementara pimpinan DPRD Karanganyar sudah ancang-ancang membahas dua perda inisiatif.

Pimpinan DPRD Sragen meliputi Ketua Suparno, Wakil Ketua Muslim, Pujono Elli Bayu Effendi dan Aris Surawan. Usai dilantik, Suparno menyampaikan sudah menyiapkan sidang paripurna untuk alkab dewan.

”Jumat kita agendakan sidang paripurna untuk pengisian komisi,” terang Suparno.

Dia menyampaikan SK alkab dewan itu sah jika ditandatangani ketua definitif. Pihaknya menyerahkan pada para ketua fraksi. Menurutnya masing-masing ketua fraksi dari semua partai sudah melakukan pembicaraan.

Selain itu, Suparno juga optimis para pimpinan yang baru dilantik ini cukup mumpuni. ”Tidak masalah jika keempatnya belum pernah menjadi pimpinan sebelumnya, toh di dewan kolektif kolegial,” ujar dia.

Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati berharap bisa menjalin kemitraan yang baik. Tanpa meninggalkan fungsi dari legislatif maupun eksekutif. ”Semoga sinergi dan dapat mengemban amanah,” ujarnya.

Bupati berharap ritme pembahasan anggaran semakin tertib dan tidak molor. Dia menegaskan sebagai unsur penyelenggara pemerintahan yang setara dan sejajar, DPRD bertugas sebagai mitra. Dia berharap bisa sinergi dan saling mendukung.

Sementara pimpinan DPRD Karanganyar yang dilantik adalah Ketua Bagus Selo, wakil ketua Anung Marwoko, Rohadi Widodo, dan Tony Hatmoko.

Ketua DPRD Karanganyar Bagus Selo mengungkapkan, segera membentuk alkab dan membahas rancangan peraturan daerah (Raperda) tentang pasar tradisional dan simpan pinjam.

”Raperda pasar tradisional dan simpan pinjam yang sebelumnya sempat diusulkan melalui inisiatif DPRD,” kata Bagus Selo.

Bupati Karanganyar Juliyatmono mengharapkan, legislatif segera bergerak menujukkan kinerja sebagai wakil rakyat.

”Pemerintah hanya berharap, tolong kepada teman – teman legislatif agar bisa menjadikan demokrasi yang nyaman kepada masyarakat. Karena mereka (masyarakat,Red) menunggu kinerja kalian semua,” jelas Bupati. (din/rud/adi)

(rs/din/rud/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia