Senin, 27 Jan 2020
radarsolo
icon featured
Karanganyar

Parkir Wisata Tunggu Rekomendasi Ganjar

28 September 2019, 14: 10: 59 WIB | editor : Perdana

DILIRIK: Kebun benih TPH Tawangmangu yang akan dijadikan lahan parkir wisata.

DILIRIK: Kebun benih TPH Tawangmangu yang akan dijadikan lahan parkir wisata. (RUDI HARTONO/RADAR SOLO)

Share this      

KARANGANYAR – Upaya pemkab mewujudkan parkir wisata di Tawangmangu yang nyaman dan luas belum dapat terwujud tahun ini. Pasalnya, surat pengajuan sewa kelola Kebun Benih TPH Tawangmangu milik Pemerintah Provinsi Jawa Tengah ke gubernur, belum juga direspon.

Kebun benih tersebut sedianya akan disewa kelola menjadi lahan parkir wisata Tawangmangu. Hal itu menyusul penyerahan aset pemkab ke pemprov seperti SMA, SMK, terminal, dan SLB. Sebagai gantinya, pemkab meminta aset pemprov kebun benih dan taman hutan raya (Tahura) Ngargoyoso.

”Secara administratif semua berkas itu sudah lengkap. Kemarin kami kirim bulan Juni ke pak Gubernur. Aset terminial kemudian SMA, SMK dan SLB sudah bisa dikelola oleh provinsi. Mungkin beliaunya masih sibuk. Padahal target kami tahun ini persoalan tersebut sudah bisa diselesaikan,” terang Kepala Badan pemerintahan Umum Setda Kabupaten Karanganyar Ali Gufron, kemarin.

Sembari menunggu rekomendasi gubernur, pihaknya sudah mempersiapkan anggaran untuk tim apprasial yang akan menghitung kebutuhan dan biaya sewa kelola aset tersebut.

”Hasil appraisal kita serahkan ke pak gubernur. Dan nanti baru bisa dihitung, sewanya berapa setiap tahunnya,” terangnya.

Selain itu, pemkab juga berencana menata Tahura untuk dikembangkan objek wisata. ”Tawangmangu butuh lahan parkir. Karena wisatanya sangat berkembang pesat, makanya saya minta tanah itu di pinggir jalan,” terang Bupati Karanganyar Juliyatmono. (rud/adi)

(rs/rud/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia