Minggu, 20 Oct 2019
radarsolo
icon featured
Travelling

Batik Telang Jadi Oleh-oleh Khas Kawasan Candi Sojiwan

29 September 2019, 11: 15: 59 WIB | editor : Perdana

Batik Telang Jadi Oleh-oleh Khas Kawasan Candi Sojiwan

KAWASAN Candi Sojiwan juga menawarkan wisata edukasi tentang batik. Tak jauh dari lokasi itu terdapat sentra batik lokal. Mereka tergabung dalam kelompok Canting Mas. Beranggotakan 15 perajin batik. Ketua Canting Mas Titik Partina mengungkapkan, Batik Giriwangi berawal saat dia menyalurkan hobi membatik. Pada 2013, pensiunan PNS ini membatik di depan rumah. Tak sengaja ada perwakilan UNESCO dari Indonesia sedang berkunjung ke Candi Sojiwan. Saat itu juga, pihak UNESCO menyarakan untuk membuat pelatihan kepada masyarakat tentang cara membatik. Dari situlah kelompok ini muncul dan bertahan hingga saat ini. 

Salah satu motif Batik Giriwangi yang paling diminati adalah motif Bunga Telang. Ada pula motif truntum dan sidomukti. Serta kendit untuk acra pernikahan. Selain batik tulis, ada juga batik cap. Motif bunga telang ini juga akan dijadikan seragam se-Kecamatan Prambanan. Seperti halnya seragam sekolah siswa SD. 

Banyak wisatawan dari Candi Sojiwan yang datang mampir untuk belajar membatik. Mulai dari membuat pola di kain putih, mencanting dengan lilin, memberikan warna. Lalu memberikan water glass agar warna tidak pudar, peluruhan lilin, hingga pencucian dan pengemasan. Bahkan ada juga yang menginap di rumah warga. Tak hanya orang Indonesia, tapi wisatawan mancanegara juga banyak yang ke sana.

”Selain itu juga rombongan pehobi sepeda dan juga wisata edukasi tabg mengikuti pelatihan bersama untuk membatik ini,” jelas Titik.

Harga jualnya terjangkau tergantung jenis kain yang digunakan, corak, hingga fariasi warna. Batik tulis lebih mahal dibandingkan dengan batik cap karena proses membuatnya lebih sulit dan membutuhkan waktu yang lama. (mg4/mg5/adi)

(rs/adi/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia