Jumat, 06 Dec 2019
radarsolo
icon featured
Boyolali

Fenomena Langka, Puncak Merapi-Merbabu Dipayungi Awan Unik Bentuk Topi

03 Oktober 2019, 17: 10: 47 WIB | editor : Perdana

Awan berbentuk unik memayungi puncak Merapi-Merbabu

Awan berbentuk unik memayungi puncak Merapi-Merbabu (TRI WIDODO/RADAR SOLO)

Share this      

BOYOLALI – Masyarakat di sekitar Gunung Merapi dan Merbabu disuguhi pemandangan indah nan langka, pagi tadi (3/10). Muncul awan besar yang melingkar membentuk seperti topi lebar di atas puncak Merapi-Merbabu.

Fenomena awan ini cukup langka. Tak sedikit warga yang terkagum-kagum melihat keindahan kedua gunung yang dilindungi awan itu. Mereka pun mengabadikan pemandangan langka itu melalui kamera smartphone.

Namun, awan putih yang membentuk pola menyerupai topi lebar itu berlangsung hanya setengah jam. Pertama kali muncul sekitar pukul 05.30 dan berakhir pada pukul 06.00.

”Sangat indah. Jarang sekali melihat keindahan Merapi-Merbabu seperti ini,” kata Widyastuti, 27, warga Kecamatan Sambi.

Dia mengaku baru kali pertama melihat fenomena awan yang menutupi puncak Merapi-Merbabu itu. Awan yang melingkar menyerupai topi atau piringan itu seakan memayungi Merapi yang statusnya masih waspada dan Merbabu yang terbakar. ”Seperti memberikan keteduhan untuk Gunung Merapi dan Merbabu,” ujarnya.

Amin, 30, warga Kecamatan Teras juga mengabadikan fenomena alam ini. Dia pun berharap hal itu hanyalah fenomena alam biasa saja. ”Semoga dengan fenomena alam ini, kebakaran Merbabu segera padam. Dan erupsi Merapi sejak setahun lalu dan ke depan tak memakan korban jiwa,” pungkas Amin. (wid/ria)

(rs/wid/per/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia