Senin, 27 Jan 2020
radarsolo
icon featured
Wonogiri

Kompol Aditia Mulai Bisa Gerakkan Tasbih

03 Oktober 2019, 17: 14: 00 WIB | editor : Perdana

Kasatreskrim Polres Wonogiri AKP Aditya Mulya (kemeja krem) di Terminal Ngadirojo pada Rabu (8/5) malam

Kasatreskrim Polres Wonogiri AKP Aditya Mulya (kemeja krem) di Terminal Ngadirojo pada Rabu (8/5) malam

Share this      

WONOGIRI – Kondisi mantan Kasatreskrim Polres Wonogiri Kompol Aditya Mulya Ramdhani yang menjadi korban pengeroyokan berangsur pulih. Dia mulai dapat menggerakan jari tangan kanannya untuk bertasbih.

Itu diungkapkan Kapolda Jawa Tengah  Irjend Pol Rycko Amelza Dahniel saat berkunjung ke Mapolresta Surakarta belum lama ini. "Mulai Selasa (2/10), Kompol Aditia sudah bisa berzikir menggunakan tasbih. Alhamdulillah, ini sudah perkembanangan yang baik.  Kita doakan bersama segera pulih, " terangnya.

Menurut kapolda, dia selalu memantau kondisi Aditya lewat tim dokter yang disampaikan melalui aplikasi perpesanan WhatsApp. Dalam pesan yang diterima belum lama ini tertulis, “Izin Jenderal, sudah bisa pegang tasbih, Alhamdulillah.”  Lantas, Rycko menjawab, “Allahu Akbar.”

Kapolda juga menunjukan foto Kompol Aditya yang berbaring di ranjang sembari mengangkat tasbih berwarna hitam.

Ditambahkan Rycko, selama masa pemulihan, Aditya dirawat di rumah pribadinya agar lebih dekat dengan keluarganya. Namun, tetap dipantau tim dokter, dan perawat yang berjaga 24 jam. Digunakan pula perawatan kesehatan khusus dari RS Bhayangkara Polri.

Di lain sisi, terkait penanganagan kasus pengeroyokan Aditya, telah ditetapkan 23 tersangka. Dari jumlah itu, 11 di antaranya masih di bawah umur. 

Sekadar informasi, Kompol Aditya kembali ke rumahnya di Semarang sejak Selasa (17/9) setelah menjalani perawatan di RS Singapore General Hospital, Singapura. Dia mengalami luka parah setelah dikeroyok saat mencegah bentrokan di Sudimoro, Sidoharjo, Wonogiri, Rabu (8/5). (atn/wa)

(rs/atn/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia