Senin, 09 Dec 2019
radarsolo
icon featured
Solo

ACT Bantu Kepulangan Korban Kerusuhan Wamena Asal Solo

04 Oktober 2019, 16: 53: 33 WIB | editor : Perdana

Kedatangan pengungsi asal Wamena diterima tim ACT Solo

Kedatangan pengungsi asal Wamena diterima tim ACT Solo

Share this      

SOLO – Tragedi konflik kerusuhan Wamena membuat sejumlah warga di sana ketakutan dan akhirnya pergi mengungsi keluar daerah. Aksi Cepat Tanggap (ACT) Solo pun langsung melakukan respons cepat dengan membantu kepulangan pengungsi dari Wamena yang merupakan orang asli Solo.

Awalnya, ACT Solo menerima informasi dari tim ACT Malang bahwa ada kedatangan ratusan pengungsi korban kerusuhan di Lanud Abdul Rahman Saleh, Malang. Selanjutnya, pengungsi dibawa ke Bakorwil Malang untuk disiapkan pengantaran ke daerah masing-masing.  Ada tujuh orang pengungsi yang merupakan warga asli Solo. 

ACT Malang kemudian mengoordinir pengungsi asal Solo untuk diantarkan ke kantor ACT Solo. ACT Solo menerima para pengungsi itu pada Kamis (3/10) dini hari. 

Sukiman, salah seorang pengungsi Wamena memberikan kesaksian bahwa tragedi kerusuhan di Wamena sangat berbahaya bagi keluarganya. Apalagi ia merupakan pendatang dari Jawa. Rumah-rumah warga diserang oleh sekolompok orang dengan dilempari batu.

”Kerusuhan itu membuat panik. Apalagi saya mempunyai seorang cucu yang masih kecil. Akhirnya, saya dan keluarga ikut mendaftarkan diri di penampungan dan pendataan oleh Auri untuk pemberangkatan kepulangan ke Jawa” tutur warga asli Desa Gempol, Kecamatan Gondangrejo, Karanganyar itu. 

Dia menambahkan, keinginan untuk pulang ke Jawa adalah demi keselamatan hidup keluarganya, meski harta benda yang dipunyai ditinggal di Wamena. Sukiman juga mengucapkan terima kasih atas bantuan tim ACT Malang dan Solo telah memberikan penyambutan dan bantuan akomodasi kepulangan.

Sementara itu, Kepala ACT Cabang Solo Septi Endrasmoro mengatakan, bantuan untuk kepulangan para penyintas Wamena adalah bagian ikhtiar. Yakni untuk ikut berkontribusi dalam membantu saudara-saudara yang menjadi korban kerusuhan.

”Upaya kebaikan terus dilakukan ACT dalam membantu korban konflik kerusuhan. ACT berencana membantu memulihkan keadaan ekonomi para pengungsi yang kembali ke tempat asalnya setelah meninggalkan Papua akibat kerusuhan Wamena, yang terjadi baru-baru ini,”pungkas Septi. (bay/ria)

(rs/bay/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia