Kamis, 23 Jan 2020
radarsolo
icon featured
Klaten

Pemotor Tewas Tertabrak KA Solo Ekspres di Perlintasan Tanpa Palang

05 Oktober 2019, 15: 48: 06 WIB | editor : Perdana

Sepeda motor yang dikendarai korban tewas kecelakaan dengan KA Solo Ekspres dalam kondisi rusak parah

Sepeda motor yang dikendarai korban tewas kecelakaan dengan KA Solo Ekspres dalam kondisi rusak parah (ANGGA PURENDA/RADAR SOLO)

Share this      

KLATEN - Nasib naas dialami seorang pengendara sepeda motor Suratman, 60. Warga Desa Pepe, Kecamatan Ngawen itu langsung meninggal dunia setelah tertabrak kereta api (KA) di perlintasan tanpa palang pintu di Kampung Srago Gede, Kelurahan Mojayan, Kecamatan Klaten Tengah, Sabtu (5/10) pagi.

Peristiwa itu bermula saat korban yang mengendarai sepeda motor Suzuki Smash AD 6398 PC melaju dari arah selatan menuju utara. Korban bermaksud untuk menyeberang perlintasan kereta api tanpa palang.

Pada waktu bersamaan melaju kereta api Solo Ekspres jurusan Solo-Kutoarjo. "Sebenarnya oleh warga sudah dibunyikan sirene sebagai penanda jika ada kereta api yang akan melintas. Kemungkinan korban tidak memperhatikan datangnya kereta api dari arah Solo," jelas Kapolsek Klaten Kota AKP Suyadi.

Korban langsung meninggal di lokasi kejadian dengan luka bagian kepala dan mengalami patah tulang bagian kaki. 

Diakui Suyadi, di perlintasan kereta api tanpa palang pintu di Kampung Srago Gede, Kelurahan Mojayan, Kecamatan Klaten Tengah itu memang sering terjadi kecelakaan. Tahun ini saja sudah terjadi dua kali kecelakaan dengan satu korban meninggal dunia. 

Polisi pun akan secepatnya berkoordinasi dengan PT Kereta Api Indonesia (KAI) agar kejadian tersebut tidak terulang kembali. (ren/ria)

(rs/ren/per/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia