Selasa, 12 Nov 2019
radarsolo
icon featured
Jateng

Harapan Ganjar di HUT TNI ke 74

05 Oktober 2019, 19: 03: 26 WIB | editor : Perdana

Dari kiri; Pangdam IV Diponegoro Mayjen TNI Mochamad Effendi, Gubernur Ganjar Pranowo dan Kapolda Jateng Rycko Amelza Dahniel di acara peringatan HUT TNI ke 74 di Lapangan Panglima Besar Jendral Sudirman, Ambarawa, Sabtu (5/10).

Dari kiri; Pangdam IV Diponegoro Mayjen TNI Mochamad Effendi, Gubernur Ganjar Pranowo dan Kapolda Jateng Rycko Amelza Dahniel di acara peringatan HUT TNI ke 74 di Lapangan Panglima Besar Jendral Sudirman, Ambarawa, Sabtu (5/10).

Share this      

AMBARAWA - Di tengah kondisi bangsa yang masih menghangat, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengatakan sudah semestinya TNI berada di garis terdepan menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Hal tersebut disampaikan Ganjar saat menghadiri upacara HUT TNI dan HUT Kodam IV Diponegoro, Sabtu (5/10) di Lapangan Panser Jenderal Soedirman Ambarawa Kabupaten Semarang. 

"Hari ini menjadi penting, bagaimana kondisi bangsa dan negara yang hangat ini TNI menjadi penting untuk berada di garis terdepan agar bangsa ini selalu terjaga," kata Ganjar. 

TNI menurut Ganjar jadi salah satu organ penting republik ini. Karena tanpa kekuatan dan pengorbanan mereka segala potensi negeri ini hanya akan tetap tertimbun di dasar tanah atau bahkan bakal terus-menerus dibawa lari ke luar negeri. 

"Dengan TNI kekuatan tanah air dengan segala potensinya bisa berjalan dengan baik," katanya. 

Bahkan menurut Ganjar peran TNI juga sangat besar dalam mempertahankan NKRI, terutama dalam menjaga ideologi bangsa. Bukan hanya melakukan gemblengan terhadap prajuritnya namun menjadikan ideologi bangsa, Pancasila sebagai hal yang tidak bisa ditawar siapapun. 

"Ideologi tidak tercabik-cabik, itulah kita bisa bertahan," katanya. 

Upacara HUT TNI dan Kodam IV Diponegoro tersebut selain diikuti ribuan prajurit serta atraksi-atraksi, juga dihadiri ribuan masyarakat sekitar. Ada yang sekadar menonton atau bahkan berebut foto dengan pejabat maupun aparat. Momen tersebut menurut Ganjar sebagai bukti bahwa TNI Manunggal dengan Rakyat bukan sekadar isapan jempol. 

"Terimakasih TNI, sudah menjaga rakyat menjaga NKRI. TNI dukung rakyat, rakyat dukung TNI. Manunggal menjadi kuat," katanya. 

Pangdam IV Diponegoro Mayjen TNI Muhammad Effendi mengatakan TNI Manunggal dengan Rakyat memang bukan sekadar slogan, namun sudah jadi bagian dari TNI. Berbagai program TNI, lanjut Effendi, dikerjakan bareng masyarakat. 

"TMMD (Tentara Manunggal Membangun Desa), misalnya. Gotong royong bareng masyarakat. Selain infrastruktur pembangunan sumberdaya manusia juga dilakukan. Harapannya dengan seperti itu, bukan hanya TNI, tapi masyarakat dan bangsa kita ini semakin kuat," katanya. (bay)

(rs/bay/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia