Selasa, 10 Dec 2019
radarsolo
icon featured
Solo

Oknum Jukir Arogan! Tak Terima Dibayar Rp 1.700,Lempar Uang ke Pemotor

05 Oktober 2019, 20: 20: 11 WIB | editor : Perdana

ilustrasi jukir

ilustrasi jukir

Share this      

SOLO - Jagat maya sempat dihebohkan dengan ulah juru pakir (jukir) di sebuah klinik perawatan wajah di kawasan Kelurahan Gilingan, Kecamatan Banjarsari. Di mana jukir tersebut bersikap arogan kepada penerima jasa parkir.

Keluhan itu dikirim oleh pemilik akun Instragram @juwita_kusuma yang kemudian diunggah melalui Instagram @infocegatansolo. Tak perlu waktu lama, unggahan tersebut langsung mendapat perhatian netizen. Ratusan komentar muncul. Ada yang mengecam. Namun, ada pula yang mengatakan kalau kejadian tersebut hanya salah paham.

Pada  postingan tersebut dikisahkan bahwa ada wanita yang memarkirkan motornya di klinik skin care Gilingan. Sepengetahuannya, parkir di wilayah tersebut hanya Rp 1.000 untuk motor. 

Namun, dia membayar uang parkir pada jukir senilai Rp1.700. Jukir tersebut justru marah dengan dalih uang parkir sekarang Rp 2.000. 

Wanita tersebut kembali mengambil uang Rp 2.000 dari dompet dan memberikan pada sang jukir. Namun, secara tidak sengaja dompetnya terjatuh. Nah, saat kendak mengambil dompet tersebut, jukir justru melempar uang Rp 1.700 di depan warga dan langsung pergi. 

Ketika dimintai konfirmasi, Kabid Perparkiran Dinas Perhubungan (Dishub) Surakarta Henry Satya Negara membenarkan adanya kejadian kurang menyenangkan oleh seorang jukir. "Kami langsung perintahkan anggota ke lapangan untuk menindaklanjuti keluhan warga yang diunggah di medsos," ujar Henry 

Dishub langsung mencari jukir tersebut untuk melakukan klarifikasi. Sang jukir pun mengakui perbuatannya. "Kami berikan tindakan tegas, teguran kepada jukir tersebut dengan surat peringatan pertama," kata Henry.

Atas kejadian itu, Henry mengingatkan pada semua jukir di Kota Bengawan agar tidak bersikap arogan pada pengguna jasa parkir."Kasus ini bisa jadi pelajaran bagi semua jukir agar bersikap ramah pada siapapun di lapangan," papar Henry.

Dishub juga meminta pada ketua Asosiasi Parkir Kota Solo (Asparta) agar melakukan pembinaan pada para anggotanya. (atn/ria)

(rs/atn/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia