Senin, 09 Dec 2019
radarsolo
icon featured
Sepak Bola

Chemistry PSIM Belum Berjalan Lancar 

07 Oktober 2019, 13: 00: 59 WIB | editor : Perdana

ANYAR: Empat pemain baru yang melengkapi skuad PSIM Jogja saat diperkenalkan kepada wartawan, Senin (17/6)

ANYAR: Empat pemain baru yang melengkapi skuad PSIM Jogja saat diperkenalkan kepada wartawan, Senin (17/6) (BAHANA/RADAR JOGJA)

Share this      

PSIM Jogja sempat disebut-sebut Los Galacticos-nya Liga 2. Bermaterikan pemain eks Liga 1. Termasuk sempat diperkuat dua naturalisasi dan pelatih asing, yang kini hanya tersisa satu nama saja, yakni Cristian Gonzales.

 Sayang, jalan Laskar Mataram justru tertatih-tatih. Bahkan untuk sekadar meraih tiket 8 besar saja saat ini perlu keajaiban. Tren Laskar Mataram sebenanrya sudah mulai menanjak saat kursi kepelatihan diambil alih Aji Santoso. Tapi setelah perombakan pemain besar-besaran jelang paro musim kedua, grafik tim terus anjlok. Tidak hanya kalah saat away, bahkan di kandang juga tumbang.

Salah seorang fans PSIM Habibi menyebut, gerbong rekrutan anyar PSIM di paro kedua tidak lebih baik dibandingkan pemain yang dicoret. Bahkan beberapa pemain yang dilepas PSIM bisa bermain apik di klub barunya.

Selain itu, dengan pemain yang telah bersama di tim sejak awal musim, chemistry sudah mulai terjalin. Sedangkan saat adanya gerbong pemain baru, seperti memulai lagi dari awal.

“Sekarang kami hanya meminta pemain berusaha semaksimal mungkin dan berharap ada keajaiban bisa lolos ke 8 besar,” ujarnya.

Ditanyakan mengenai suara suporter tersebut, Aji Santoso beralasan bahwa hasil negatif yang didapatkan timnya salah satunya karena skuadnya jarang tampil fullteam. Sehingga di beberapa pertandingan menjadi kurang maksimal.

“Perombakan di paro musim progresnya meningkat, memang hasil laga terutama di away aja masalahnya. Tapi dengan kondisi apapun kami akan berusaha lolos 8 besar,” kata Aji. (riz/JPG/nik)

(rs/NIK/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia