Minggu, 20 Oct 2019
radarsolo
icon featured
Solo

GOR Manahan Masuk Prioritas Pembangunan 2020

08 Oktober 2019, 09: 10: 59 WIB | editor : Perdana

PROSES: Pembangunan GOR Manahan hingga kini belum kelar dan dilanjutkan tahun depan.

PROSES: Pembangunan GOR Manahan hingga kini belum kelar dan dilanjutkan tahun depan. (DAMIANUS BRAM/RADAR SOLO)

Share this      

SOLO – Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Kota Surakarta tengah menyelesaikan penyusunan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) 2020. Sejumlah program fisik maupun non fisik menjadi prioritas.

Beberapa pembangunan fisik yang menjadi prioritas pada 2020 antara lain Gedung Olahraga (GOR) Manahan, pembangunan kantor badan penanggulangan bencana daerah (BPBD) dan pembangunan gedung sekolah menengah pertama (SMP). Selain itu ada beberapa pembangunan fisik yang juga menjadi prioritas.

“Salah satu pembangunan SMP yang menjadi prioritas adalah SMPN 13. Kemudian pembangunan taman cerdas juga berlanjut,” terang Sekretaris Daerah (Sekda) sekaligus Ketua TAPD Kota Surakarta Ahyani, Senin (7/10).

Beban APBD dalam pembangunan fisik sedikit berkurang dengan pembagian tugas bersama pemerintah provinsi dan pemerintah pusat. Misalnya pembangunan Pasar Legi yang terbakar setahun silam. Pasar induk tersebut mendapat alokasi anggaran dari pemerintah pusat. Pemkot hanya berkewajiban memindahkan pedagang ke pasar sementara.

“Pembangunan Pasar Klewer Timur juga di-back up pemerintah pusat. Ya, semua dalam bingkai negara kesatuan Republik Indonesia,” imbuhnya.

RAPBD 2020 yang disusun TAPD saat ini sedang dalam tahap koordinasi dengan badan anggaran (banggar) dewan perwakilan rakyat daerah (DPRD). Ketua Banggar DPRD Kota Surakarta Budi Prasetyo mengatakan, pembahasan APBD 2020 dilakukan setiap komisi bersama mitra organisasi perangkat daerah (OPD) masing-masing.

“Dalam pembahasan itu dibahas apakah program dan anggaran yang diajukan masing-masing OPD sudah sesuai dengan yang dijadikan prioritas apa belum. Kalau sudah, apakah nilainya sesuai atau tidak. Kalau tidak sesuai maka dilakukan penyesuaian,” terang budi. (irw/bun)

(rs/irw/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia