Minggu, 20 Oct 2019
radarsolo
icon featured
Olahraga

Pemain asal Papua Ngefans Didi Kempot

08 Oktober 2019, 10: 25: 59 WIB | editor : Perdana

SENGGANG: Ayub Antoh di sela kesibukannya bermain sepak bola.

SENGGANG: Ayub Antoh di sela kesibukannya bermain sepak bola. (DOK.PRIBADI)

Share this      

SOLO – Demam Didi Kempot sudah merambah ke semua kalangan masyarakat. Tak hanya masyarakat Jawa yang menyukai lagu-lagu penyanyi asal Solo ini. Bahkan, pemain sepak bola asal Papua ikut menjadi bagian dari The Sad Boys, sebutan salah satu komunitas fans Didi Kempot.

Dia adalah Ayub Antoh, 24. Pemuda kelahiran Sorong, Papua ini menyanyi satu panggung bersama Didi Kempot di acara PNFest 2019 di kompleks Balai Kota Surakarta, Sabtu (5/10). Eks pemain PSIM Jogja tersebut tak menyangka bisa bernyanyi dengan idolanya.

”Saya suka lagu-lagu Didi Kempot sejak kelas 1 SMA. Sebelumnya hanya mengkaver lagunya saja. Tapi kemarin bisa nyanyi bareng, tentu sangat berkesan,” jelas Ayub kepada Jawa Pos Radar Solo kemarin.

Ayub bahkan sudah mahir berbahasa Jawa. Itu karena dia sudah menetap di Jogjakarta sejak umur 9 tahun. Dia meninggalkan kampung halamannya di Sorong untuk merantau. Dia bahkan sudah menyelesaikan studi di UNY.

”Lancar berbahasa Jawa karena saya sudah belajar sejak kecil. Saya lama tinggal di Jogja,” beber pemain berposisi fullback tersebut.

Disamping menimba ilmu, dia juga menyalurkan bakatnya dalam bermaian sepak bola. Hingga akhirnya talentanya tercium Laskar Mataram, julukan PSIM. Ayub bahkan sudah bergabung bersama PSIM selama tiga musim terakhir (2016-2018). Namun kontraknya berakhir Desember 2018 lalu.

”Sekarang masih tetap latihan. Rencana babak 8 besar gabung ke tim lagi,” imbuhnya.

Ayub terkesan dengan karya Didi Kempot. Hingga membuatnya ikut njogeti lagu-lagu patah hati penyanyi berjuluk The Godfather of Broken Heart itu. (adi)

(rs/adi/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia