Minggu, 20 Oct 2019
radarsolo
icon featured
Sepak Bola

Jurang Degradasi Menganga Bagi Persis

09 Oktober 2019, 10: 45: 59 WIB | editor : Perdana

Jurang Degradasi Menganga Bagi Persis

DRAMA babak penyisihan Liga 2 2020 yang sudah masuk di fase akhir benar-benar terjadi, dan semakin mendebarkan. Laskar Sambernyawa (julukan Persis Solo) baru akan bertanding melawan PSBS Biak di Stadion Wilis, sore ini (9/10).

Namun hasil tiga pertandingan Grup Timur di Liga 2 2019 kemarin, jelas membuat manajemen, tim kepelatihan hingga pemain Persis jadi sedikit susah tidak sepertinya tadi malam.

Bagaimana tidak, saat ini Persis ada di posisi ke-8. Ini cukup rawan, karena posisi ke-10 dan 11 di Grup Timur akan terdegradasi ke Liga 3 2020.

Kemenangan Sulut United di kandang Persik Kediri 2-1, kemarin, membuat tim ini meroket posisinya dari peringkat 9 ke posisi 5. Situasi berbeda dirasakan Persis yangturun dari posisi 7 ke posisi 8.

kemenangan Persatu Tuban dari tamunya Mitra Kukar 3-0, membuat jurang degradasi terbuka lebar buat Persis. Situasi ini lantaran poin 24 persis, ternyata hanya selisih 4 poin dari Persatu.

Dari sisa jumlah laga, Persatu punya peluang untuk mengalip Persis. Hal ini lantaran Iman Budi dkk masih menyisakan dua laga sisa, sebaliknya Persatu masih memiliki tiga laga sisa.

Poin tabungan Persis, ternyata sama dengan yang diraih oleh Persiba balikpapan, PSIM Jogja dan PSBS Biak. Situasi ini jelas membuat Persis harus bisa memaksimalkan dua laga sisa kontra PSBS Biak (9/10) dan PSIM (21/10) dengan kemenangan. 

“Kita harus maksimalkan dua laga sisa dengan kemenangan jika ingin lolos ke 8 besar. Tak mudah pastinya,” ucap Pelatih Persis Solo Salahudin.

Kemarin, PSIM gagal menjegal tuan rumah Martapura FC. PSIM kalah tipis 1-0 di Stadion Demang Lehman, kemarin (8/10)

“Teman-teman bermain bagus sebenarnya tadi, tapi sayang kita kena penalti. Saya mengkritik kinerja wasit, yang tak adil. Mulai dari keputusan offside, hingga pelanggaran,” terang Asisten Pelatih PSIM Muhammad Yusuf Prasetio usai laga kemarin.

Di lain sisi, di Grup Timur baru Persik Kediri yang sudah pasti lolos ke babak 8 besar. Grup Timur masih akan mencari empat tim lainnya. Sementara itu madura FC dipastikan jadi klub kedua di Liga 2 2019 yang terdegradasi ke Liga 3 2020. Sebelumnya Grup Barat sudah mencatatkan nama Bandung United yang harus turun kasta musim depan. (nik)

(rs/NIK/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia