Sabtu, 07 Dec 2019
radarsolo
icon featured
Sragen
Pilkada Sragen 2020

Demokrat Beri Penawaran ke Yuni-Dedy

09 Oktober 2019, 13: 15: 13 WIB | editor : Perdana

Pasangan Bupati Yuni dan Wabup Dedy dalam satu kegiatan di Sambirejo, Sragen beberapa waktu lalu

Pasangan Bupati Yuni dan Wabup Dedy dalam satu kegiatan di Sambirejo, Sragen beberapa waktu lalu (AHMAD KHAIRUDIN/RADAR SOLO)

Share this      

SRAGEN – Wacana melanjutkan pemerintahan pasangan Bupati Yuni dan Wakil Bupati Dedy dalam Pilkada Sragen 2020 mulai mendapat dukungan. Partai Demokrat tegas menginginkan pasangan yang akrab disebut Yuni-Dedy itu dilanjutkan satu periode lagi.

Ketua DPC Partai Demokrat Sragen Budiono Rahmadi menilai selama berlangsungnya jalan pemerintahan Yuni-Dedy, keduanya dinilai romantis dan tidak ada perbedaan pendapat yang mencolok.

”Saya kira dilanjutkan akan lebih baik,” kata Budiono.

Wakil Bupati Dedy Endriyatno mengaku cukup kaget dengan langkah politik partai berlambang mercy tersebut. Padahal belum ada komunikasi dengan Partai Demokrat.

”Belum ada komunikasi, makanya kami bersyukur itu bagian dari apresiasi atas kinerja kami,” ujar Dedy kemarin.

Pihaknya meyakini partai Demokrat beserta anggota-anggotanya yang duduk di kursi legislatif bisa bekerja sama memajukan kabupaten Sragen.

”Artinya Demokrat beserta jajarannya di DPRD siap bekerjasama dengan pemerintah daerah. Selama ini DPRD bukan oposisi, tapi bagian dari penyelenggara pemerintahan di daerah,” ujar Dedy.

Pendapat berbeda disampaikan Pengasuh pondok pesantren An’Nain Aji Soko, Kecamatan Sukodono K.H Suram Mustofa. Tokoh NU ini menyampaikan penantang Yuni dalam kontestasi pilkada akan kesulitan jika kedepan Yuni dan mantan Tanfidziyah PCNU Sragen dr. Agus Budiarto berpasangan. Namun jika Yuni memilih calon wakil bupati selain dr. Agus, masih ada peluang penantang untuk menang.

Dia menegaskan warga NU akan solid mendukung dr. Agus jika maju dalam kontestasi pilkada. Terutama warga NU utara Bengawan. ”Jika berpasangan dengan pak Agus akan selesai, penantang sudah tidak punya peluang. Tapi jika dengan yang lain masih ada celah,” ujarnya.

Sementara itu ketua Fraksi PDIP Sragen Sugiyamto berpendapat jika Yuni memperoleh rekomendasi, dipasangakan dengan siapapun akan terap mendapat suara terbanyak di Sragen. Hanya saja prosentase perolehan suara akan berbeda tergantung wakilnya dari partai apa. ”Jika dari PKB akan lebih tinggi jika wakilnya dari PKS, namun sama saja siapapun wakilnya akan tetap menang,” kelakarnya. (din/adi)

(rs/din/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia