Minggu, 20 Oct 2019
radarsolo
icon featured
Olahraga

Kata-Kata Rasis Nodai Kemenangan

10 Oktober 2019, 08: 15: 59 WIB | editor : Perdana

PSBS Biak (jersey kuning) menyerah 0-3 dari Persis Solo di Stadion Wilis Madiun, kemarin

PSBS Biak (jersey kuning) menyerah 0-3 dari Persis Solo di Stadion Wilis Madiun, kemarin

Share this      

MADIUN - Kemenangan Persis Solo atas PSBS Biak ternyata ternodai. Perilaku tidak mengenakkan dialami oleh skuad PSBS saat bermain di di Stadion Wilis, kemarin sore (9/10). Mereka sempat mendapat perlakuan rasis dari suporter tuan rumah.

‘”Kami sangat sesalkan ulah suporter yang masih mengeluarkan kata-kata rasis atau penghinaan,” kata Asisten Pelatih PSBS Biak Melkias S Yarengga saat press conference.

Kata-kata rasis itu sempat terlontar dari suporter Persis Solo saat Muhammad Isa mencetak gol keduanya pada menit ke-41. Penjaga gawang Yusak Samuel Redjauw beserta pemain PSBS lain yang memprotes gol tersebut karena dianggap berbau offside kepada hakim garis menerima cibiran berbau rasis dari suporter di tribun timur.

Merasa tidak terima dengan ulah suporter, mereka lantas melaporkan ke wasit Untung asal Jakarta. Protes serupa juga dilakukan oleh Frengky beserta ofisial tim kepada perangkat pertandingan. Sempat terjadi perdebatan alot dan pernyataan ingin walk out (WO) dari kubu PSBS atas perilaku tidak mengenakan yang mereka terima.

“Kami sedih bukan karena kekalahan, namun karena kata-kata penghinaan itu. Ini yang membuat kami sedih,”ujarya.

Perilaku negatif suporter itu langsung mendapat tanggapan dari pelatih Persis Solo, Salahudin. Dia menyesalkan adanya hal-hal kurang mengenakkan yang dilakukan oleh para suporter kepada para pemain maupun ofisial PSBS Biak.

”Kami minta maaf dari tim, dan suporter kalau ada hal yang sedikit tidak menyenangkan,” ujarnya. (her/JPG/nik)

(rs/NIK/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia