Minggu, 20 Oct 2019
radarsolo
icon featured
Boyolali

Kebakaran, Uang Tunai dan 40 Karung Gabah Hangus

10 Oktober 2019, 15: 59: 19 WIB | editor : Perdana

TAK TERSELAMATKAN: Api membakar rumah Sujono, 70, warga Cekelan, Desa Kauman, Wonosegoro, Selasa malam (8/10). 

TAK TERSELAMATKAN: Api membakar rumah Sujono, 70, warga Cekelan, Desa Kauman, Wonosegoro, Selasa malam (8/10). 

Share this      

BOYOLALI – Ketika sibuk mengisi air bak mandi, Sujono, 70, warga Dukuh Cekelan RT 03 RW 02, Desa Kauman, Kecamatan Wonosegoro, melihat api berkobar di atas rumahnya, Selasa malam (8/10).

Spontan, lanjut usia itu berteriak meminta tolong. Sayang, si jago merah telanjur cepat membesar dan meluluhlantakkan rumah  berukuran 10x15 meter beserta isinya.

Warga tak berdaya memadamkan api dan menyelamatkan harta benda Sujono. “Cuaca kering. Tiupan angin juga cukup kencang membuat api terus membesar dan sulit dipadamkan,” ujar Kapolsek Wonosegoro Iptu Maryono, Rabu (9/10).

Selain rumah, harta benda yang hangus antara lain satu unit sepeda motor, uang tunai Rp 2 juta, empat lemari berisi pakaian, televisi, dan 40 karung gabah kering. Total kerugian materi Rp 70 juta. Diduga, kebakaran disebabkan korsleting listrik.

Kapolsek memastikan tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian tersebut. Untuk sementara, Sujono tinggal di rumah kerabatnya. Kemarin, warga masih bergotong royong membersihkan puing- puing akibat kebakaran.

Kapolsek mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran di musim kemarau. Yakni dengan cara mengecek sambungan kabel listrik, dan perabot rumah tangga lainnya yang berpotensi menjadi sumber api.

“Jika terjadi kebakaran, segera lapor ke perangkat desa dan polsek atau koramil untuk diteruskan ke tim pemadam kebakaran,” ujar Maryono. (wid/wa)

(rs/wid/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia