Kamis, 14 Nov 2019
radarsolo
icon featured
Sepak Bola

Wajib Menang Lawan PSIM Jogja, Persis Pantang Berharap pada Klub Lain

11 Oktober 2019, 07: 00: 59 WIB | editor : Perdana

BELUM AMAN: Winger Persis Solo Nanang Asripin (jersey merah) berebut bola dengan pemain PSBS Biak di Stadion Wilis Madiun (9/10).

BELUM AMAN: Winger Persis Solo Nanang Asripin (jersey merah) berebut bola dengan pemain PSBS Biak di Stadion Wilis Madiun (9/10). (BAGAS BIMANTARA/RADAR MADIUN)

Share this      

SOLO – Dari 8 tiket yang diperebutkan di babak delapan besar Liga 2 2019, ternyata lima klub dipastikan sudah menggapainya. di Grup Timur kini tersisa dua tiket saja, karena Persik Kediri dan Mitra Kukar dipastikan sudah lolos ke babak selanjutnya. Dua tiket sisa masih akan diperebutkan oleh Persewar Waropen, Martapura FC, Persis Solo, Sulut United, dan PSIM Jogja.

Sementara itu dari Grup Barat, ada tiga klub yang dipastikan sudah aman lolos ke delapan besar. Yakni klub Persiraja Banda Aceh, Persita Tangerang, dan Sriwijaya FC. Satu tiket tersisa akan diperebutkan oleh Perserang Serang, PSCS Cilacap, dan PSMS Medan. 

Di lain sisi, dari lima klub yang terdegradasi ke Liga 3 2020, ternyata sudah ada tiga nama yang dipastikan turun kasta. Baik itu Madura FC, PSGC Ciamis dan Bandung United. Masih ada dua klub yang dipastikan akan terdegradasi, namun kepastiannya jelas harus menunggu hingga laga terakhir babak penyisihan (21/10) mendatang.

Persis Solo jelas masih harap-harap cemas. Tabungan 27 poin belum aman walau kini ada di posisi kelima. Untuk bisa finis di posisi empat besar Grup Timur, Persis wajib hukumnya untuk menang di kandang PSIM Jogja di Stadion Mandala Krida Jogjakarta (21/10) mendatang. Itupun dengan catatan masih mengandalkan dua kompetitor lainnya yakni Persewar Waropen dan Martapura FC tersandung di laga sisa.

”Saat ini kita harus segera fokus menatap pertandingan di Jogja, dan itu tentu harus menang. Mumpung waktu masih cukup panjang, kita akan membenahi fisik pemain yang jadi problem utama evaluasi kita,” ujar Pelatih Persis Solo Salahudin.

Kemenangan Persis dari PSBS Biak 3-0 di Stadion Wilis Madiun (9/10), ternyata dikritik kubu lawan. PSBS mengakui dua gol M Isa dianggap offside. “Dua gol kita tidak offside, karena pemain kita (M Isa) keluar dari belakang,” terangnya.

Walau begitu dia tetap lega, karena hasil 3-0 ini membuktikan produktivitas gol Persis mengalami perkembangan besar. Kemenangan atas PSBS juga membuat Persis semakin termotivasi untuk menggapai target lolos ke babak delapan besar. (nik)

(rs/NIK/per/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia