Kamis, 14 Nov 2019
radarsolo
icon featured
Sragen

Siswa Demo Minta Belajar Setir Mobil

12 Oktober 2019, 18: 02: 59 WIB | editor : Perdana

BELAJAR DARI SIAPA?: Spanduk yang dipasang siswa SMKN 1 Gondang

BELAJAR DARI SIAPA?: Spanduk yang dipasang siswa SMKN 1 Gondang (AHMAD KHAIRUDIN/RADAR SOLO)

Share this      

SRAGEN – Ratusan siswa Jurusan Teknik Kendaraan Ringan (TKR) kelas XII SMK Negeri 1 Gondang Sragen, menggelar aksi demo di sekolah, Kamis (10/10). Mereka mengkritik kebijakan sekolah yang tidak memberikan kesempatan siswanya belajar setir mobil.

Informasi yang dihimpun, para siswa kecewa lantaran tidak mendapat kesempatan belajar setir mobil. Padahal setiap tahun selalu diadakan kesempatan tersebut. Sebagai buntut kekecewaan, para siswa memasang sejumlah spanduk yang mendesak diadakannya kursus setir.

”Saya tidak masalah anak-anak menyampaikan unek-unek, menyampaikan keluh kesah di depan kelasnya,” ujar salah seorang guru SMKN 1 Gondang, Budi Maryono.

Budi menyampaikan seharusnya siswa punya hak untuk mendapat pelajaran setir mobil. Kebijakan tersebut menjadi kewenangan ketua program. Padahal tahun-tahun sebelumnya ada pelatihan setir mobil. Soal kebijakan akan diadakan atau tidak berada di tangan kepala sekolah dan ketua program.

Kepala SMK Negeri 1 Gondang Herlin Listyarini menjelaskan masalah tersebut sudah selesai. Dia menegaskan bahwa program setir mobil tetap diajarkan. ”Bukan tidak ada, tapi belum waktunya. Waktunya itu kalau pas semesteran. Ini kan belum semesteran, ini hari efektif sekolah, belum testing. Anak-anak kordinasi, juga sudah kita tangani,” terangnya.

Herlin mengaku baru mendalami sekolah. Karena ditugaskan baru dua minggu. Dia menduga ada provokator karena belum menguasai sekolah.

”Tujuan saya untuk sekolah lebih baik dalam manajement dan administrasi, soal ketua program untuk pembenahan belum tahu, saat ini masih menangani tugas dari provinisi,” terang Herlin. (din/adi)

(rs/din/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia