Kamis, 14 Nov 2019
radarsolo
icon featured
Wonogiri

Dishub Data Kebutuhan Rambu-Rambu Jalan Lingkar Kota

12 Oktober 2019, 18: 06: 16 WIB | editor : Perdana

MENANJAK: Personel Dinas Perhubungan Wonogiri cek kebutuhan rambu di JLK, Kamis (10/10)

MENANJAK: Personel Dinas Perhubungan Wonogiri cek kebutuhan rambu di JLK, Kamis (10/10) (IWAN KAWUL/RADAR SOLO)

Share this      

WONOGIRI – Jalan lingkar kota (JLK) yang membentang dari balakang Mapores Wonogiri hingga belakang Terminal Giri Adipura membutuhkan banyak rambu-rambu dan lampu penerangan jalan umum (LPJU). Sebab, banyak tersebar titik curam dan rawan longsor. 

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Wonogiri Ismiyanto menuturkan, pembangunan segmen satu dan dua masih dalam pengerjaan pihak ketiga, sedangkan segmen tiga tahap lelang di layanan pengadaan secara elektronik (LPSE).

“Ada juga titik-titik tebing yang rawan longsor. Ini menjadi perhatian kita bersama,” kata Ismiyanto, Jumat (11/10). 

Berapa banyak kebutuhan rambu? Dishub belum bisa memastikan. Sebab, proyek jalan sepanjang 5 kilometer itu belum rampung. “Kalau sudah selesai, nanti (pendataan rambu-rambu) dibantu DPU,” ujarnya. 

Soal anggaran, pengadaan rambu-rambu lalu lintas akan dianggarkan pada 2020. "Tahun ini jelas tidak bisa, belum dianggarkan. Kemungkinan 2020 baru bisa kita anggarkan," katanya. 

Ditambahkan Ismiyanto, ada satu titik traffic light yang dipastikan di JLK. Tapi, lokasinya butuh kajian lebih lanjut. “Ada dua titik persimpangan. Di simpang empat Pencil dan simpang tiga Tugu Ganesa. Karena lokasinya berdekatan, nanti satu titik saja. Entah di Pencil atau Tugu Ganesa dekat Polres," pungkasnya. (kwl/wa)

(rs/kwl/per/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia