Selasa, 12 Nov 2019
radarsolo
icon featured
Klaten

Rawan Laka, Tiga Titik Dipasang APILL Baru

12 Oktober 2019, 19: 04: 48 WIB | editor : Perdana

LALU LINTAS PADAT: Penggendara melintasi simpang empat Desa Nglinggi, Kecamatan Klaten Selatan yang sudah dipasang APILL oleh Dishub Klaten, kemarin (11/10).

LALU LINTAS PADAT: Penggendara melintasi simpang empat Desa Nglinggi, Kecamatan Klaten Selatan yang sudah dipasang APILL oleh Dishub Klaten, kemarin (11/10). (ANGGA PURENDA/RADAR SOLO)

Share this      

KLATEN – Dinas Perhubungan (Dishub) Klaten telah memasang alat pemberi isyarat lalu lintas (APPIL) di tiga titik. Yakni simpang empat Desa Nglinggi, Kecamatan Klaten Selatan; simpang empat Pandanrejo, Kecamatan Klaten Tengah; serta simpang empat Gayam, Kecamatan Delanggu. APILL ini dipasang di titik-titik rawan kecelakaan.

Pemasangan APILL merupakan usulan masyarakat. Beberapa kali masuk dalam musywarah perencanaan pembangunan daerah (musrenbangda). Namun baru bisa terealisasikan bulan ini.

“Jadi ini murni keinginan masyarakat setempat karena rawan terjadi kecelakaan. Baru bisa kami realisasikan tahun ini dengan anggaran totalnya Rp 1,7 miliar,” jelas Sekretaris Dishub Klaten Sudiyarsono, kemarin (11/10).

APPIL di Desa Nglinggi dan Gayam merupakan titik baru. Sedangkan di Kampung Pandanrejo merupakan bagian dari peremajaan. Meski sudah dipasang, namun ketiga titik APILL tersebut belum difungsikan. Sudiyarsono menyebut baru bisa difungsikan minimal akhir November. 

“Memang di Nglinggi sering terjadi kecelakaan karena jalannya lebar dan bagus. Sehingga memacu pengendara dengan kecepatan tinggi. Padahal ramai orang yang hendak menyeberang,” paparnya.

Sementara itu, APILL di Pandanrejo dan Gayam bakal terhubung dengan area traffic control system (ATCS) di kantor dishub. Sejauh ini baru ada tiga titik APPIL terhubung dengan ATCS. Yakni di simpang empat Ngingas, Kecamatan Klaten Utara; simpang empat Bareng, Kecamatan Klaten Tengah; dan simpang lima Plasa Klaten.

Terhubung APILL dengan ATCS memudahkan dishub mengatur durasi waktu lampu secara otomatis. Sembari melihat kondisi dan situasi arus kendaraan. APILL dapat diatur dengan dipercepat atau diperlambat. Inovasi yang dilakukan dishub ini merupakan bagian dari pelayanan kepada msayarakat.

Tahun ini, dishub tak hanya memasang tiga APPIL baru. Namun juga puluhan rambu-rambu lalu lintas di sejumlah ruas jalan. Mulai dari rambu larangan, peringatan, hingga petunjuk arah. Termasuk 40 cermin tikungan pada titik rawan kecelakaan.

Sementara itu, Kasatlantas Polres Klaten AKP Bobby Anugrah Rachman menambahkan, upaya menekan kecelakaan selain melalui operasi tertib lalu lintas, juga sosialisasi ke beberapa kecamatan yang memiliki kasus menonjol. “Karena faktor utama terjadinya kecelakaan ya dari kelalaian pengendara itu sendiri,” bebernya. (ren/fer)

(rs/ren/per/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia