Selasa, 12 Nov 2019
radarsolo
icon featured
Travelling

Tantang Adrenalin di River Tubing Tawangsari, Teras, Boyolali

13 Oktober 2019, 16: 10: 59 WIB | editor : Perdana

Tantang Adrenalin di River Tubing Tawangsari, Teras, Boyolali

Baru-baru ini wisata river tubing lagi ngetren. Sensasinya sungguh luar biasa. Tak salah jika River Tubing Wisnu Kencana Teras, Boyolali diminati wisatawan untuk mengisi waktu liburnya.

RIVER Tubing Wisnu Kencana menyajikan wisata yang menantang. Lokasinya yang sangat mudah dijangkau, membikin wisata baru itu tak pernah sepi saat hari libur. Hanya berjarak sekitar 15 kilometer saja dari kota Solo. Dari jalan raya Solo – Semarang juga cukup dekat. Cukup menempuh 1 kilometer saja dari jalan utama itu. Tepatnya di Desa Tawangsari, Kecamatan Teras.

Tapi jangan berharap banyak jika berkunjung saat long weekend, karena bakal penuh pengunjung bak cendol. River tubing sepanjang kurang lebih 1,5 kilometer ini menyusuri Sungai Pepe. Dengan mengambil start dari wilayah Desa Dlingo, Kecamatan Mojosongo. Sebelum menuju lokasi start di basecamp Wisnu Kencana, pemandu terlebih dulu menjelaskan persiapan yang harus diperhatikan.

Wisata arung jeram ini cukup menantang dan seru. Sekilas mirip dengan rafting atau arung jeram. Bedanya, river tubing menggunakan ban dalam. Dan tubuh kitalah yang mengambang menyusuri sepanjang aliran sungai. Rutenya penuh rintangan bebatuan. Tak lupa, pemandu juga memberi tips-tips saat menghadapi jeram. Badan kita harus lebih rileks dan santai duduk di ban mengikuti arus sungai.

Tak cukup di situ saja, wisatawan terlebih dulu diajak pemanasan. Dengan gerakan-gerakan ringan. Supaya tak cidera saat melakukan tubing nanti. Setelah cukup panas, pemandu akan mengantarkan wisatawan ke lokasi start dengan kendaraan menyusuri area persawahan yang apik. Hamparan area sawah terasering memanjakan mata sebelum tubing. Wisatawan juga bisa melihat aktivitas petani yang tengah mengolah sawahnya.

Meski hanya memiliki jeram-jeram kecil, River Tubing Wisnu Kencana bukan tanpa risiko. Kita harus hati-hati karena begitu banyak batu-batu besar dan tajam. Terkadang kita bisa tersangkut di daerah aliran sungai yang dangkal karena debit airnya kecil. Kalau tak hati-hati, badan bisa dapat goresan, baik di kaki dan tangan. Buat pemula, nggak perlu takut. Kamu akan didampingi dengan pemandu profesional. Lagi pula, pengelola sudah menyediakan alat keselamatan sesuai standar.

Salah satu bagian paling seru adalah saat tiba di garis finish berupa bendungan. Setiap peserta harus melompat menggunakan ban ke dasar bendungan. Tingginya air terjun bendungan sekitar 5 meter. “Byuuurr….” satu per satu melompat dengan ban sebagai bantalan menghantam sungai. Ini yang jadi tantangan wisatawan. 

Selang beberapa menit, di depannya sudah menanti jeram yang deras. Hampir semua peserta tubing tak mampu melewatinya dengan mulus karena terlepas dari bannya. Tapi bukannya kapok, malah bikin penasaran. Tak jarang wisatawan ingin mengulang lagi. Asyik bukan. (wid/adi)

(rs/wid/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia