Selasa, 12 Nov 2019
radarsolo
icon featured
Jateng

Polda Jateng Luncurkan Jogo Wargo-Jogo Negoro

Sekali Klik, Tiga Menit Polisi Datang

14 Oktober 2019, 07: 00: 59 WIB | editor : Perdana

LEBIH MUDAH: Warga bisa mengakses berbagai layanan di kepolisian lewat aplikasi Jogo Wargo-Jogo Negoro.

LEBIH MUDAH: Warga bisa mengakses berbagai layanan di kepolisian lewat aplikasi Jogo Wargo-Jogo Negoro. (DAMIANUS BRAM/RADAR SOLO)

Share this      

SEMARANG - Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Tengah membuat terobosan baru bagi pelayanan masyarakat. Terobosan berbasis teknologi informasi Smile Police Jogo Wargo Jogo Negoro ini bisa dimanfaatkan oleh masyarakat. Caranya, cukup menekan satu klik saja bisa terlayani dalam waktu tiga menit. 

Kapolda Jateng, Irjen Pol Rycko Amelza Dahniel mengatakan, aplikasi Jogo Wargo Jogo Negoro adalah aplikasi pelayanan publik yang terintegrasi secara online. Menurutnya, pelayanan publik dalam hal ini adalah pelayanan kepolisiam yang diberikan kepada seluruh warga di Jawa Tengah. Aplikasi iin terintegrasi dengan 35 polres se Jateng.

“Seluruh warga di Jawa Tengah yang sudah men-download aplikasi ini bisa menggunakan di mana saja, kapan saja di seluruh wilayah Jawa Tengah, tanpa harus terkotak-kotak dengan kabupaten kota. Aplikasi ini juga terintegrasi dengan Pemerintahan Provinsi Jawa Tengah di seluruh kabupaten dan kota, secara terpadu,” ungkapnya saat

launching di tengah-tengah masyarakat Lapangan Pancasila Simpang Lima Semarang, Minggu pagi (13/10). Acara ini juga dihadiri Pangdam IV Diponegoro Mayjen TNI Mochamad Effendi dan dimeriahkan bintang tamu Didi Kempot yang berjoget bersama ribuan warga Jateng. 

Masyarakat yang ingin mendapatkan pelayanan ini sangatlah mudah, hanya dengan men-download aplikasi Smile Police Jogo Wargo-Jogo Negoro melalui playstore di handphone secara gratis. Fitur pelayanan yang berada di dalam aplikasi ini beraneka macam. Mulai dari pengaduan, layanan kepolisian, informasi warga, telepon penting, lokasi penting saber pungli, polisi, pemerintahan, hotel, tempat wisata, bank. Termasuk ada juga giat dan agenda kepolisian.

“Di samping fitur-fitur lain itu bisa dihubungkan dengan berbagai bentuk pelayanan kepolisian. Baik itu di bidang lalu lintas, intelkam, sabhara, termasuk panic button untuk meminta bantuan kepolisian, sekaligus menanyakan laporan pengaduan, sampai sejauh mana,” bebernya.

Rycko menegaskan, aplikasi ini di desain bertujuan lebih memudahkan masyarakat di Jawa Tengah agar terhubung dengan kepolisiaan dengan cepat dan aman. Masyarakat yang men-download untuk menggunakan aplikasi ini harus registrasi.

“Registrasinya terkonek nomor kependudukan sehingga tidak ada yang ganda, tidak ada yang main-main. Pengguna akan merasa aman dan nyaman. Data pribadi dan laporan pengaduannya hanya dia yang tahu kepada petugas polisi,” tegasnya.

Rycko mengatakan, setelah menerima pengaduan, dalam waktu yang singkat atau kurang lebih tiga menit, kepolisian akan hadir. Sebab, pelayanan ini 24 jam dan sudah ada petugas yang telah ditunjuk sebagai operatornya.

“Kami usahakan secepat mungkin kurang dari 3 menit sudah harus berada di sana. Hanya dengan satu klik, untuk menghubungi polisi,” katanya.

Peluncuran aplikasi ini juga mendapat apresiasi dari masyarakat luas. Terbukti, tepat pada pukul 06.00 saat di-launching, aplikasi ini sudah di-download oleh ribuan orang. “Sampai dengan hari ini sudah 93.456 ribu. Semoga ini semakin mendekatkan polisi dengan masyarakat,” katanya.

Terpisah, Kapolresta Surakarta AKBP Andy Rifai menuturkan, sebelum launching kemarin, anggota sudah melakukan sosialisasi sejak awal bulan kemarin. “Bhabinkamtibmas sudah kami target, sehari minimal memperkenalkan aplikasi ini kepada 50 warga, dan respons dari warga sangat baik,” ujarnya, Minggu (13/10). (mha/jpg/atn/bun)

(rs/atn/per/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia