Kamis, 14 Nov 2019
radarsolo
icon featured
Sepak Bola
0 PERSEKAT TEGAL vs PERSEBI BOYOLALI 0

 Laskar Pandan Arang Gagal ke Final, Dijegal Persekat di Semifinal

14 Oktober 2019, 07: 25: 59 WIB | editor : Perdana

SUDAH BERJUANG: Pertandingan Persebi Boyolali melawan Persekat Tegal di Stadion Tri Sanja Slawi, kemarin.

SUDAH BERJUANG: Pertandingan Persebi Boyolali melawan Persekat Tegal di Stadion Tri Sanja Slawi, kemarin.

Share this      

TEGAL – Mimpi Persebi Boyolali untuk lolos ke partai puncak Liga 3 2019 Zona Jateng, ternyata gagal tercipta. Langkah mereka harus dijegal Persekat Kabupaten Tegal, kemarin. Dalam leg kedua babak semifinal di Stadion Tri Sanja Slawi, kemarin (13/10), kedua tim bermain imbang 0-0. Dengan hasil ini Persekat dinyatakan berhak lolos ke final, karena unggul gol tandang. Mengingat dipertemuan pertama di Stadion Pandan Arang, 6 Oktober lalu, Persebi ditahan seri Persekat 1-1. 

”Bagi saya hasil ini sudah sangat maksimal. Pemain kita juga sudah maksimal mainnya. Mereka sudah menjalankan pola, sesuai instruksi pelatih dengan baik. Soal hasil tentu tak bisa diprediksi. Saya tetap apresiasi perjuangan pemain saya di lapangan,” terang Pelatih Persebi Boyolali Ahmad Sukisno usai laga kemarin.

Sukisno sejatinya sudah mengantisipasi banyak hal untuk bisa menjebol gawang lawan. Sayang finishing pemainnya tak terlalu bagus di laga ini. Ini juga lantaran lini pertahanan lawan begitu kokoh.

”Saat sudah evaluasi di waktu jeda. Persekat terlihat mengandalkan counter-attack. Kita maksimalkan crossing saja tadi. Sebenarnya tadi ada beberapa peluang, termasuk peluangnya Bayu Andra di mulut gawang, sayang gagal. Tapi inilah sepak bola,” ujarnya.

Di kubu Persekat, jelas gestur kelegaan ada di wajah mereka. Asisten Pelatih Persekat Handoyo mengaku cukup lega dengan hasil ini. Walau seri, dia menganggap ini sudah cukup baik. Karena timnya bisa lolos ke babak final Liga 3 Jateng, yang memang jadi target utama mereka. 

“Cukup seru pertandingannya tadi, walau draw (0-0). Kita tetap senang karena bisa lolos ke grandfinal. Situasi laga (semifinal) ini memang sangat tegang,” jelasnya. 

Di laga semifinal lainnya, di luar dugaan Persiku Kudus ditahan seri Persibas Banyumas 0-0 di Stadion Wergu Wetan. Walau gagal menang, Laskar Macan Muria (julukan Persiku) berhak untuk lolos ke babak semifinal, karena di leg pertema mereka bisa mengandaskan Persibas Banyumas di depan pendukungnya dengan skor akhir 2-0. Atas hasil ini Persiku akan menantang Persekat Tegal di partai puncak.

“Target kita jelas harus bisa jadi juara. Persiku termasuk tim bagus. Kulitasnya pemainnya juga bagus-bagus semua.

Persiku dan Persegal ternyata sempat bertemu di babak penyisihan musim ini, tepatnya kedua tim sama-sama masuk di Grup 1. Di kandang Persekat, tim tuan rumah menang dengan skor tipis 1-0 (7/8), sedangkan di kandang Persiku (24/7) tim tuan rumah malah ditahan seri 0-0.

“Walau kita pernah menang di kandang dan seri kandang mereka, tapi kita harus tetap fokus di laga berikutnya. Walaupun kami sudah tahu kualitas permainan lawan seperti apa,” ujarnya. (nik)

(rs/NIK/per/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia