Selasa, 12 Nov 2019
radarsolo
icon featured
Olahraga

Timnas Pelajar U-19 Tantang Tiga Klub di Solo

15 Oktober 2019, 09: 10: 59 WIB | editor : Perdana

Perwakilan dari Timnas Pelajar U-18, SFA, PS UNSA dan UTP FC dalam jumpa pers, kemarin

Perwakilan dari Timnas Pelajar U-18, SFA, PS UNSA dan UTP FC dalam jumpa pers, kemarin (NIKKO AUGLANDY/RADAR SOLO)

Share this      

SOLO – Timnas Pelajar U-18 Indonesia siap terjun di ajang Asian School Game (ASG) 2019 ke-47 yang akan digelar Balikpapan 15-25 November mendatang. Untuk persiapan mengikuti kejuaraan pelajar peserta se-Asia tersebut, timnas bentukan Kemenpora ini akan menjalani tiga kali uji coba di Kota Solo.

Sore ini (15/10), Garuda Muda akan melawan Solo Football Academy (SFA) dan UTP FC di Stadion Sriwedari. Keesokan harinya (16/10), Timnas Pelajar U-18 akan menantang PS Unsa di tempat yang sama. 

Setelah dari Kota Solo, Timnas Pelajar U-18 juga akan ke kota lain untuk try out. Yakni melawan Persikama Kabupaten Magelang di Stadion Gemilang (17/10) dan ke Kota Padang (21-24/10).

”Saat ini ada 28 pemain yang bergabung untuk mengikuti seleksi dan rencananya akan kita kerucutkan di Padang nanti. Lawan SFA, UTP, dan Unsa yang dari usia lebih senior ketimbang pemain kami, tentu tujuan utamanya adalah untuk menempa mental bertanding mereka,” ujar Pelatih Timnas Pelajar U-18 Bambang.

Dalam timnas terselip nama Wenvi Adhana asal Solo dan dua pemain asal Boyolali. Yakni Fernando Ahmad Fauzan dan Sulistyo. Ketiganya merupakan atlet dari SKO Ragunan.

”Semoga uji coba ini bisa memotivasi saya untuk terus belajar. Harapan saya tentu ingin masuk ke Timnas Pelajar U-18 tahun ini,” ujar Fernando. 

Manajer PS Unsa Rio Arya Surendra mengaku cukup senang dengan undangan uji coba ini. ”Ini kesempatan yang bagus buat kedua belah pihak, semoga kita bisa mebuahkan hasil yang terbaik. Kami siap memfasilitasi untuk pemain timnas yang mau kuliah di tempat kami. Dengan catatan, tentu harus bisa berprestasi,” ujar Rio. 

Timnas Pelajar U-18 sendiri ternyata sudah dua tahun berturut-turut sukses masuk di partai puncak ASG. Sayang, di partai final mereka dikandaskan lawan-lawannya.

”Kita hanya bisa sampai final di Iran (2017) dan India (2018). Semoga tahun ini kita bisa menjadi juara, setelah tertunda dua tahun berturut-turut kemarin,” sambung Bambang Warsito. (nik)

(rs/NIK/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia