Kamis, 14 Nov 2019
radarsolo
icon featured
Wonogiri

Ngantuk, Pemotor Tewas Hantam Pikap

15 Oktober 2019, 14: 03: 13 WIB | editor : Perdana

Ngantuk, Pemotor Tewas Hantam Pikap

WONOGIRI – Diduga mengantuk, Ronaldi Heriyanto, 19, warga Turus RT 01 RW 04 Desa Balepanjang, Kecamatan Baturetno yang mengendarai sepeda motor Yamaha Mio bernopol AD 4744 VI menabrak Grand Max pikap AD 1782 WU di Jalan Raya Solo-Wonogiri, Dusun Kalikatir RT 01 RW 06 Desa Nambangan, Kecamatan Selogiri, Senin (14/10) pukul 02.00.

Akibat benturan keras, bodi sepeda motor hancur. Saiful pun meninggal. “Kalau malam memang agak gelap, paling mengantuk. Suara benturan sangat keras. Motornya ambyar. Pengendara motornya meninggal dibawa ke RS PKU Nambangan,” kata Suratmin, 45, warga setempat, Senin (14/10) pagi.

Pemeriksaan polisi, Grand Max pikap dikemudikan Saiful amin, 22, warga Krajan RT 03 RW 01 Desa Widoro, Kecamatan Pacitan, Kabupaten Pacitan, Jawa Timur. 

"Pengendara sepeda motor meninggal dunia dengan luka berat dibagian kepala," kata Kapolres Wonogiri AKBP Uri Nartanti melalui Kasubbag Humas Iptu Suwondo.

Dini hari itu, Ronaldi melaju dari arah selatan ke utara (Wonogiri-Solo). Di lokasi kejadian, motor oleng ke kanan melebihi markah jalan diduga karena pengendara mengantuk.

Di saat bersamaan, dari arah berlawanan melaju pikap. Karena jarak terlalu dekat, kecelakaan tak dapat dihindari. Jasad Ronaldi diserahkan ke pihak keluarga untuk dimakamkan. Sedangan kendaraan yang terlibat kecelakaan diamankan di Satlantas Polres Wonogiri. (kwl/wa)

(rs/kwl/per/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia