Selasa, 12 Nov 2019
radarsolo
icon featured
Solo

Oli Tumpah di Jalan, 9 Pemotor Terjungkal

16 Oktober 2019, 08: 05: 59 WIB | editor : Perdana

MAKAN KORBAN: Tumpahan oli di Jalan Brigjen Katamso, Jebres, membuat beberapa pengendara motor terjatuh. 

MAKAN KORBAN: Tumpahan oli di Jalan Brigjen Katamso, Jebres, membuat beberapa pengendara motor terjatuh.  (SILVESTER KURNIAWAN/RADAR SOLO)

Share this      

SOLO – Tumpahan oli di Jalan Brigjen Katamso, Mojosongo, Jebres dikeluhkan sejumlah pengguna jalan, Senin (15/10). Pasalnya, tumpahan oli di ruas jalan itu membuat  sembilan pemotor terjungkal hingga mengalami luka ringan.

Berdasarkan keterangan warga sekitar, tumpahan oli itu terjadi pagi hari. Warga langsung melaporkan kejadian tersebut kepada pihak terkait. “Kami kurang tahu dari mana oli tumpah itu. Saat kejadian jalanan dalam kondisi ramai karena banyak yang berangkat kerja dan sekolah,” jelas seorang warga, Hario Saputra, 41, saat ditemui di sekitar lokasi tumpahan oli.

Kejadian itu membuat sejumlah pengendara motor terjungkal. Sembilan pemotor harus dibantu warga lantaran tergelincir tumpahan oli tersebut. “Luka ringan seperti lecet pada bagian laki dan tangan. Tidak ada korban sampai dibawa ke rumah sakit,” papar dia.

Tak lama kemudian, sejumlah petugas dari Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Surakarta tiba di lokasi. Mereka langsung menyemprotkan air ke lokasi oli tumpah tersebut. “Kami mendapatkan informasi dari warga ada oli tumpah di Jalan Brigjen Katamso. Damkar langsung menindaklanjuti laporan tersebut dengan menuju lokasi kejadian,” beber Kepala Damkar Kota Surakarta Gatot Sutanto.

Satu armada yang dikerahkan untuk membantu pembersihan tumpahan oli. Bersama warga, petugas bahu membahu menyemprot tumpahan oli yang cukup pekat itu dengan air. “Kami gunakan pasir, sabun dan sikat untuk membersihkan tumpahan oli itu. Kendalanya arus yang padat membuat pembersihan sedikit memakan waktu,” jelas dia.

Pihaknya berharap warga makin sigap dalam memberikan laporan. Khususnya jika ada tumpahan oli di jalan raya mengingat belakangan ini kejadian oli tumpah cukup banyak ditemukan. “Sejak 1 sampai 15 Oktober ini ada lima kasus oli tumpah di Solo. Korban banyak berjatuhan di lokasi kejadian karena saat itu jalannya sangat padat. Untung tidak ada korban jiwa,” papar Gatot.

Berdasarkan catatannya, oli tumpah berasal dari tangki mobil bagian bawah rusak dan oleh truk tercecer di jalan raya. “Kami harap pengguna kendaraan bermotor mengecek kesehatan armadanya masing-masing. Khususnya pada saluran oli dan lainnya agar tidak membahayakan pengguna jalan lainnya,” tutur dia. (ves/bun)

(rs/ves/per/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia