Selasa, 12 Nov 2019
radarsolo
icon featured
Sepak Bola
Persis Solo VS PSIM Jogja

Suporter Persis Dilarang Datang ke Mandala Krida

Berjuang Sendiri di Laga Akhir

16 Oktober 2019, 07: 30: 59 WIB | editor : Perdana

TETAP FIGHT: Persis Solo menjalani latihan terakhir di Madiun sore kemarin(15/10). Persis akan melakoni Derby Mataram lawan PSIM Jogja tanpa dukungan suporter.

TETAP FIGHT: Persis Solo menjalani latihan terakhir di Madiun sore kemarin(15/10). Persis akan melakoni Derby Mataram lawan PSIM Jogja tanpa dukungan suporter. (MEDIA OFFICER PERSIS SOLO)

Share this      

SOLO – Pasoepati dan Persis Fans harus menahan diri untuk tidak datang menyaksikan langsung laga hidup mati Persis Solo kontra PSIM Jogja di Stadion Mandala Krida, Jogja, Senin (21/10) mendatang. Panitia pelaksana pertandingan setempat mengeluarkan surat larangan datang bagi suporter Persis di laga bertajuk Derby Mataram tersebut.

Sekretaris umum PSIM Jogja, Jarot Sri Kastawa menjelaskan, keputusan itu diambil oleh panita pelaksana pertandingan (panpel) PSIM untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

”Untuk menjaga kondusifitas, menjaga persaudaraan dan persahabatan,” jelas Jarot kemarin (15/10).

Pihaknya meminta seluruh suporter Persis Solo tidak nekat datang ke Jogja. ”Kami sudah menyatakan tidak memberikan kuota kepada suporter Solo, jadi saya harap semua pihak bisa memahami,” tandasnya.

Manajer Persis Langgeng Jatmiko menyatakan sudah menerima surat dari PSIM terkait tidak ada kuota untuk suporter Solo. Meski secara regulasi seharusnya suporter tim tamu mendapatkan jatah tiket sebesar 5 persen.

”Namun untuk menjaga kondusifitas, kami bisa memahami hal itu. Tidak ada masalah,” katanya.

Dia juga berharap laga itu berjalan lancar dengan mengedepankan fair play. Mengingat tensi laga ini bakal tinggi. Ditambah kedua tim masih berharap bisa lolos ke babak 8 besar. Persis saat ini bercokol di posisi 5 klasemen sementara dengan raihan 27 poin. Sementara rival berada di posisi 6 dengan poin sama.

Presiden DPP Pasoepati Aulia Haryo Suryo mengaku sebenarnya berharap diberi izin untuk tetap datang ke Mandala Krida. Namun demi kondusifitas dan keamanan, dia menghargai keputusan manajemen PSIM.

”Kami masih menunggu surat resmi dari panpel atau pihak kepolisian. Jika memang dilarang datang, kami sampaikan ke semua anggota sampai tingkat korwil,” jelasnya.

Sebagai gantinya, suporter berencana datang ke tempat latihan Persis di Stadion Sriwedari, pekan ini. Penggawa Laskar Sambernyawa dijadwalkan akan menggelar latihan di Solo Kamis (17/10) hingga Sabtu (19/10) mendatang. Latihan di Solo ini perdana setelah selama semusim penuh homebase di Madiun.

”Saya berharap suporter berduyun-duyun datang memberikan support ke pemain. Ini untuk mendongkrak motivasi dan semangat sebelum pertandingan Derby Mataram. Harapan kami tentu bisa menang,” tandas pria yang akrab disapa Rio itu. (adi)

Jadwal Latihan Persis di Solo

• Rabu, 16 Oktober jam 15.30 : Lapangan Dibal, Ngemplak Boyolali

• Kamis, 17 Oktober jam 07.00 : Stadion Sriwedari, Solo

• Jumat, 18 Oktober jam 07.00 : Lapangan Kartopuran, Solo

• Jumat, 18 Oktober jam 15.30 : Lapangan Dibal, Ngemplak Boyolali

• Sabtu, 19 Oktober jam 07.00 : Lapangan Kartopuran, Solo

(rs/adi/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia