Selasa, 12 Nov 2019
radarsolo
icon featured
Solo

Wacana Citywalk Jadi Tempat Parkir, Hati-Hati Gerus Hak Pejalan Kaki

16 Oktober 2019, 14: 57: 18 WIB | editor : Perdana

LAHAN TERBATAS: Belum juga digodok penggunaan citywalk Jalan Slamet Riyadi untuk parkir, sejumlah kendaraan sudah terparkir.

LAHAN TERBATAS: Belum juga digodok penggunaan citywalk Jalan Slamet Riyadi untuk parkir, sejumlah kendaraan sudah terparkir. (DAMIANUS BRAM/RADAR SOLO)

Share this      

SOLO – Komunitas pejalan kaki (KPK) Surakarta mengkhawatirkan wacana pemkot menjadikan citywalk Jalan Slamet Riyadi sebagai tempat parkir. Sebab, hak pejalan kaki bisa terampas.

“Kami harap pemerintah menimbang matang wacana ini. Jangan sampai kami yang mau jalan jadi kesulitan,” tegas Ketua KPK Surakarta Miswan, Selasa (15/10). 

Menurut dia, bercampurnya kendaraan bermotor dan pejalan kaki bisa mengurangi keamanan dan kenyamanan citywalk. “Mungkin bisa diatur batasan-batasannya agar kedua fungsi bisa berjalan  baik," jelas Miswan. 

Menanggapi aspirasi tersebut, Kepala Bidang Perparkiran Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surakarta Henry Satya meminta masyarakat tidak terlalu khawatir. Sebab, wacana itu masih dalam tahap kajian. Artinya bisa saja terealisasi atau tidak. 

“Prosesnya masih panjang sampai di ACC dan diterapkan. Sebelum itu, kami juga koordinasi dengan berbagai pihak untuk dimintai pandangan soal efektivitasnya," ungkap dia.

Bila wacana penggunaan citywalk sebagai tempat parkir teralisasi, Henry memastikan hak pejalan kaki tetap terjaga. Sebab hanya sebagian citywalk yang digunakan. Yakni di sela jalur hijau citywalk.

"Tiap segmen citywalk itu kan panjang dan lebarnya berbeda. Ini masih kami kaji berapa titik yang bisa dimanfaatkan. Begitu pula dengan pola parkirnya. Apakah bersudut atau dibuat sejajar (paralel)," terangnya. (ves/wa)

(rs/ves/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia