Selasa, 12 Nov 2019
radarsolo
icon featured
Wonogiri

Nelayan Sulit Merapat, Tempat Pendaratan Ikan Jadi Tempat Maksiat 

16 Oktober 2019, 16: 45: 34 WIB | editor : Perdana

SEPI: Kondisi TPI di Pantai Klotok, Desa/Kecamatan Paranggupito yang kurang terawat.

SEPI: Kondisi TPI di Pantai Klotok, Desa/Kecamatan Paranggupito yang kurang terawat. (IWAN KAWUL/RADAR SOLO)

Share this      

WONOGIRI – Tempat pendaratan ikan (TPI) di Pantai Klotok, Desa/Kecamatan Paranggupito telah lama mangkrak. Lokasinya yang sepi dekat dengan pantai sempat disalahgunakan orang tidak bertanggung jawab untuk berbuat mesum.

Kepala Desa Paranggupito Dwi Hartono mengatakan, sejak terjadi hantaman gelombang tinggi beberapa tahun lalu, kondisi Pantai Klotok berubah. Kapal nelayan sudah tidak bisa lagi merapat ke pantai. “Istilahnya jalan kapal sudah tertutup,” katanya, Selasa (15/10).

Dampaknya, transaksi ikan di TPI tidak bisa dilakukan. Nelayan Wonogiri terpaksa mendarat di Pantai Sadeng, Gunung Kidul. "TPI yang di Pantai Waru, Desa Gunturharjo, Kecamatan Paranggupito juga sama mangkrak," ungkap Dwi yang juga pengurus koperasi nelayan Paranggupito.

Guna memfungsikan kembali TPI Pantai Klotok, Dwi sudah mengajukan peminjaman kepada dinas terkait. Lokasi tersebut dikelola untuk kegiatan wisata. 

“Daripada dipakai mesum, kemarin kita tutup pintu-pintunya, kita aktifkan lagi MCK-nya," beber dia.

Terpisah, Kepala Dinas Kelautan, Perikanan dan Peternakan Wonogiri Sutardi mengakui TPI di Paranggupito mangkrak dan sempat disalahgunakan untuk tempat mesum.

"Sekarang kewenangan pengelolaanya di Pemerintah Provinsi Jateng, kabupaten sudah tidak punya kewenangan," pungkasnya. (kwl/wa

(rs/kwl/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia